Sunday, July 31, 2016

Tema dan Logo Hari Pramuka ke-55 Tahun 2016

Tema dan Logo Hari Pramuka ke-55 Tahun 2016

Menyambut Hari Pramuka ke-55 yang akan segera diperingati pada tanggal 14 Agustus 2016, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menetapkan Tema dan Logo Hari Pramuka ke-55 Tahun 2016. Penetapan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 104 Tahun 2016 tentang Tema dan Logo Hari Pramuka ke 55 Tahun 2016.

Berdasarkan SK Kwarnas tertanggal 19 Juli 2016 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Dr. Adhyaksa Dault, SH, M.Si ini tema yang diangkat dalam perayaan ini adalah Bangun Karakter Kaum Muda melalui Kegiatan yang Keren, Gembira, dan Asyik.

Keputusan ini juga menetapkan Logo Hari Pramuka ke-55 Tahun 2016.

Sesuai dengan Sejarah Kepramukaan di Indonesia, pada tanggal 14 Agustus 1961, presiden RI, Ir. Soekarno melantik Mapinas (Majlis Pimpinan Nasional), Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara. Pelantikan ini dilanjutkan dengan penganugerahan Panji-panji Kepramukaan dan defile Pramuka. Karena itulah setiap tanggal 14 Agustus kemudian diperingati sebagai Hari Pramuka.

Meskipun hingga saat ini masih ada juga anggota pramuka yang menyebut Hari Pramuka sebagai Hari Ulang Tahun Pramuka (HUT Pramuka). Padahal penyebutan Hari Pramuka menjadi Hari Ulang Tahun Pramuka merupakan salah satu dari 8 salah kaprah dalam pramuka.

Logo Hari Pramuka ke-55 Tahun 2016


Logo Hari Pramuka ke-55 Tahun 2016 berbentuk persegi panjang dengan tulisan angka "55" berwarna merah yang saling jalin menjalin. Juga tulisan "GERAKAN PRAMUKA" berwarna hitam yang tersusun dua baris. Di sela-selanya terdapat lambang Gerakan Pramuka dan tulisan tahun "1961" dan "2016". Sebagaimana diketahui, tahun 1961 adalah tahun kelahiran pramuka.

Di bagian bawah tulisan "GERAKAN PRAMUKA" tertulis tema Hari Pramuka ke-55, "keren - gembira - asyik", berwarna merah.

Logo tersebut adalah sebagai berikut.

Logo Hari Pramuka ke-55 Tahun 2016


Logo dengan ukuran yang lebih besar dapat diunduh di tautan yang terdapat di akhir artikel ini.

Sayangnya dalam SK Nomor : 104 Tahun 2016 tersebut tidak dijelaskan makna dari logo Hari Pramuka ke-55 Tahun 2016.

Tema Hari Pramuka ke-55 Tahun 2016


Tema Hari Pramuka ke-55 Tahun 2016, "Bangun Karakter Kaum Muda melalui Kegiatan yang Keren, Gembira, dan Asyik" sekilas langsung mengingatkan pada tema Jambore Nasional X Tahun 2016, "Keren, Gembira, Asyik". Tema ini memang disinergikan dengan semangat jambore Nasional 2016.

Di samping itu, puncak peringatan Hari Pramuka ke-55 Tahun 2016 pun akan diselenggarakan pada tanggal 14 Agustus 2016 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur. Puncak peringatan Hari Pramuka ke-55 ini sekaligus pembukaan Jambore Nasional Gerakan Pramuka X Tahun 2016 di tempat yang sama.

Untuk mendownload Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 104 Tahun 2016 tentang Tema dan Logo Hari Pramuka ke 55 Tahun 2016 sekaligus logo dalam ukuran yang lebih besar, silakan klik tautan berikut ini.

  • SK Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor: 104 Tahun 2016 tentang Tema dan Logo Hari Pramuka ke 55 Tahun 2016; DOWNLOAD
  • Logo Hari Pramuka ke 55 Tahun 2016 versi PNG; DOWNLOAD
  • Logo Hari Pramuka ke 55 Tahun 2016 versi PSD; DOWNLOAD
Baca Juga:

Tuesday, February 23, 2016

Logo dan Maskot Jambore Nasional X 2016

Logo dan Maskot Jambore Nasional X 2016

Logo dan Maskot Jambore Nasional X 2016 akhirnya resmi dirilis. Launching logo dan maskot resmi ini dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Nasional, Kak Adhyaksa Dault di sela-sela kegiatan Rapat Kerja Nasional di Taman Rekreasi Wiladatika, (TRW), Cibubur, Jakarta.

Adapun logo Jambore Nasional (Jamnas) 2016 secara umum disesuaikan dengan dengan tema “Keren, Gembira, Asyik”.

Sedangkan maskot kegiatan Jambore Nasional X Tahun 2016 adalah sepasang karakter pramuka yang diberi nama Si Bon dan Si Ela. Nama keduanya diambil dari nama salah satu jenis elang yakni Elang Bondol (Haliastur indus). Burung Elang Bondol merupakan salah satu hewan langka dan dilindungi yang sekaligus menjadi maskot provinsi DKI Jakarta, tempat diselenggarakannya Jamnas X 2016 kali ini.

Tentang logo dan maskot Jambore Nasional ini telah disyahkan melalui SK Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 005B Tahun 2016 tentang Logo Jambore Nasional Gerakan Pramuka X Tahun 2016 dan SK Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 005BA Tahun 2016 tentang Maskot Jambore Nasional Gerakan Pramuka X Tahun 2016.

Berikut uraian selengkapnya mengenai logo dan maskot Jambore Nasional X 2016.

Logo & Maskot jamnas 2016
Logo & Maskot jamnas 2016

Logo Jambore Nasional X 2016


Secara visual, logo Jamnas kali ini bercerita tentang keluwesan, modern, dinamis dan ceria, serta serasi. Karenanya logo mempergunakan perpaduan warna-warna yang berani. Hal ini menegaskan pesan bahwa seorang Pramuka Penggalang adalah patriot yang gembira.

Logo ini sendiri merupakan hasil dari Sayembara Logo, Maskot, dan Lagu Jambore Nasional yang digelar oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Adalah Kak Situr Kuswantoro (Solo, Jateng) yang kemudian menjadi pemenang Sayembara Logo Jamnas 2016.

Logo ini kemudian dimodifikasi oleh Kak Taufik Umar Prayoga. Kak Taufik Umar Prayoga merupakan anggota pramuka yang pernah menjuarai Sayembara Pembuatan Logo JOTA-JOTI Internasional Tahun 2014.

Logo Jamnas X Tahun 2016 adalah sebagai berikut.

Logo jamnas X 2016
Logo Jamnas X 2016


Dalam logo ini terdapat berbagai gambar dan tulisan dengan keterangan dan maknanya sebagai mana berikut:

Logogram Logo Jamnas 2016:

  1. Huruf J, mewakili simbol jambore yang modern
  2. Pepohonan, di antara tapak kemah berdiri pohon-pohon yang memberikan pesan akan keteguhan, harmonisasi, dan kelestarian alam
  3. Tugu Monas, sebagai penanda bahwa lokasi Jambore Nasional kali ini berlokasi di Ibukota Negara. 
  4. Kemah, tiga tenda menyiratkan makna Trisatya Pramuka Penggalang
  5. Cikal, lambang Gerakan Pramuka, penanda bahwa Jambore Nasional 2016 diselenggarakan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
  6. WOSM, Gerakan Pramuka sebagai bagian dari organisasi kepanduan dunia
Tipografi Logo Jamnas 2016:
  1. Penggunaan font "Futura Md Bt" dengan garis tegas dan tebal melambangkan tekad yang kuat dan berkarakter sebagai tekad Jambore Nasional X tahun 2016
Warna Logo Jamnas 2016:
  1. Hijau, mengekspresikan pertumbuhan, pembaharuan. keseimbangan jiwa-jiwa tunas muda
  2. Merah, melambangkan semangat muda yang berani, matang, dan tegas
  3. Ungu, mengekspresikan kreatifitas, imajinatif, dan kebijaksanaan serta keluruhan budi tunas bangsa
  4. Hitam, menegaskan kekokohan, elegan, dan tangguh

Maskot Jambore Nasional X 2016


Adapun maskot Jamnas X Tahun 2016 diberi nama "Si Bon & Si Ela". Nama keduanya diambil dari nama burung Elang Bondol (Haliastur indus). Burung ini merupakan salah satu burung langka dan dilindungi yang sekaligus menjadi maskot provinsi DKI Jakarta, tempat diselenggarakannya Jamnas X 2016 kali ini.

Maskot ini merupakan hasil dari Sayembara Logo, Maskot, dan Lagu Jambore Nasional yang digelar oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Pemenangnya adalah Kak Agus Sudiyanto (Klaten, Jawa Tengah). Sama seperti logo Jamnas 2016, maskot ini pun telah dimodifikasi oleh Kak Taufik Umar Prayoga.

Berikut ini maskor Jambore Nasional 2016.

Maskot Jamnas X 2016
Si Bon dan Si Ela, Maskot Jamnas X 2016

  1. Maskot menggunakan seragam Pramuka Penggalang lengkap dengan atribut sesuai dengan aturan yang berlaku dan merupakan representasi penggalang putra dan putri.
  2. Acungan ibu jari dan lambaian tangan bila dijumlahkan adalah enambelas, sebagai simbol tahun 2016 dimana Jambore Nasional dilaksanakan.
  3. Senyuman maskot sebagai simbol sambutan yang ramah dan ucapan selamat datang dalam kegiatan Jambore Nasional 2016 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
  4. Bendera regu elang dan bendera regu melati sebagai simbol kepemimpinnan dan belajar memimpin dalam Gerakan Pramuka.
  5. Warna pakaian maskot merupakan warna khas Gerakan Pramuka.


Logo dan maskot tersebut yang menjadi logo resmi dan maskot resmi Jambore Nasional X Tahun 2016.

Jamnas 2016 sendiri akan diselenggarakan pada tanggal 14 - 21 Agustus 2016 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Diperkirakan tidak kurang dari 22 ribu anggota pramuka penggalang se-Indonesia akan mengikuti kegiatan tersebut.