Sunday, August 6, 2017

Gapura Tenda 15 dan 20 Tongkat Bentuk Segilima

Gapura Tenda 15 dan 20 Tongkat Bentuk Segilima

Gapura tenda dengan 15 tongkat dan 20 tongkat ini sederhana tapi cukup unik. Sederhana karena keseluruhannya menggunakan tongkat pramuka yang berukuran 160 cm. Unik karena gapura tenda perkemahan pramuka ini sekilas membentuk segilima. Keunikan lainnya, gapura kemah ini dapat didirikan tanda harus menanam kaki tenda sehingga dapat sebagai pionering sederhana.

Jumlah tongkat yang dibutuhkan untuk mendirikan gapura perkemahan ini 15 batang tongkat pramuka. Namun juga dapat dimodifikasi sehingga menjadi 20 tongkat pramuka. Dengan kreatifitas masing-masing jumlah tongkat yang digunakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Desain gapura tenda dengan 15 tongkat ini Pramukaria dapatkan dari akun youtube Sendiko Organizer. Oleh Admin Pramukaria kemudian digambar ulang untuk ilustrasi artikel ini. Termasuk kemudian dimodifikasi dengan menggunakan 20 tongkat pramuka.

1. Gapura Tenda dengan 15 Tongkat Pramuka


Penampakan gambar gapura tenda dengan 15 tongkat pramuka yang membentuk segilima ini adalah sebagai berikut.

Gapura Tenda dengan 15 Tongkat Pramuka

Untuk membuat bagian kaki gapura, sambung dua tongkat dengan menggunakan ikatan canggah. Satu kaki terdiri atas dua tongkat bersambung. Yang harus diperhatikan saat menyambung tongkat, bagian kaki yang sebelah luar harus dibuat lebih pendek dengan cara memperpanjang bagian yang diikat dengan ikatan canggah. Ikat ujung atas kedua tongkat bersambung tersebut dan bentuk seperti pada gambar.

Dengan cara yang sama buat juga kaki gapura satunya.

Setelah sepasang kaki tenda selesai, sekarang buatlah bagian atap tenda. Bagian ini terdiri atas dua sambungan tongkat yang masing-masing terbuat dari dua tongkat yang disambung dengan ikatan canggah.

Dengan menggunakan dua tongkat pramuka atur dan pasang bagian atap ini sedemikian rupa sehingga menjadi seperti dalam gambar. Gunakan ikatan silang dan ikatan palang untuk menautkan bagian-bagian gapura.

Jangan lupa untuk menambah tongkat kelima belas sebagai tiang bendera tepat di tengah-tengah atap gapura.

Untuk memperkuat gapura, pasang sepasang tali dari tiang bendera di tengah-tengah gapura dan ikatkan ke kedua bagian kaki gapura sebelah atas.

Untuk mendirikan tenda, pasang sepasang tali pada masing-masing ujung atas kaki gapura dan pasang ke pasak yang ditanamkan ke tanah.

Agar gapura terlihat lebih indah bisa ditambahkan beberapa aksesoris lainnya. Termasuk dengan menambah tali dari atas bagian kaki gapura dan menariknya ke bawah bagian depan kaki gapura. Dengan menambahkan jalinan tali antara tali tadi dan kedua tongkat kaki gapura, kaki gapura bisa membentuk tiang segitiga. Sehingga gapura terkesan lebih gagah.

2. Gapura Tenda dengan 20 Tongkat Pramuka


Gapura tenda kemah pramuka dengan 20 tongkat pramuka merupakan pengembangan dari gapura 15 tongkat di atas. Penampakan seperti gambar berikut ini.

Gapura Tenda dengan 20 Tongkat Pramuka

Empat tongkat ditambahkan untuk membuat sayap, sebanyak dua tongkat di masing-masing kaki gapura. Sayap ini selain memperindah juga dapat memperkuat gapura. Sedangkan satu tongkat lagi ditambahkan untuk memperpanjang tiang bendera yang ada di bagian atas gapura.

Di bagian sayap gapura tenda dapat ditambahkan aksesoris berupa nama regu ataupun tali yang dijalin layaknya membuat dragbar pramuka.


3. Model Gapura Pramuka Lainnya


Selain kedua model gapura tenda sebagaimana di atas, sebelumnya Blog Pramukaria juga telah memposting beberapa model gapura untuk perkemahan pramuka. Model-model gapura tersebut antara lain adalah:

Itulah model gapura tenda 15 dan 20 tongkat. Pun beberapa model gapura perkemahan lainnya. Semoga gambar model tersebut dapat menginspirasi para pramuka dalam mencipta dan menkreasikan pionering gapura lainnya.

Monday, August 1, 2016

Pagar Tenda Perkemahan Pramuka Sederhana

Pagar Tenda Perkemahan Pramuka Sederhana

Pagar tenda perkemahan atau pagar kapling perkemahan merupakan salah satu kelengkapan tenda yang sangat penting. Pagar tenda, selain menjadi pembatas wilayah tenda (kapling) dan menjaga keamanan tenda beserta isinya, juga berfungsi untuk memperindah tenda (fungsi estetika).

Pagar tenda perkemahan juga menjadi bagian tidak terpisahkan dari gapura tenda pramuka. Di bagian depan tenda, pagar ini menyambung langsung dengan gapura. Dilanjutkan dengan di sebelah kanan, kiri, dan belakang tenda (mengelilingi tenda) sehingga membentuk sebuah zona wilayah.

Ada banyak contoh dan model pagar tenda. Mulai dari yang paling sederhana hingga yang kompleks.

Kali ini Blog Pramukaria memberikan beberapa contoh model pagar tenda untuk perkemahan pramuka yang sederhana. Pagar ini bisa dibuat dengan menggunakan tongkat bambu dan tali pramuka atau tali lainnya.

Kelebihan pagar model ini adalah bahan-bahannya yang mudah dipersiapkan, mudah dibawa (diangkut), serta mudah dan cepat saat pembuatannya karena bisa dikerjakan langsung di lokasi (bumi perkemahan). Selain itu, pagar ini pun mudah dan cepat saat dibubarkan ketika kegiatan perkemahan berakhir.

Pagar Tenda


Baca juga:



Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat pagar tenda perkemahan sederhana ini meliputi:

  • Bambu dengan salah satu ujung yang dilancipkan
    Tinggi bambu disesuaikan dengan kebutuhan. Jika karena keterbatasan bahan, bambu dapat di pecah menjadi beberapa bilah yang penting tetap kuat. Sedangkan ujung yang dilancipkan bertujuan agar bambu dapat ditancapkan ke dalam tanah sehingga saat memasang tidak perlu menggali tanah. Jumlah bambu disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Tali
    Tali dapat menggunakan tali pramuka, tali rafia, maupun tali lainnya. Jumlah tali disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Aksesoris lain untuk memperindah pagar

Contoh model pagar tenda perkemahan pramuka atau pagar kapling adalah sebagai mana gambar berikut ini.

model pagar tenda perkemahan

Jarak antara satu bambu dengan bambu lainnya menyesuaikan atau sesuai dengan selera. Masing-masing tali ditautkan pada bambu dengan menggunakan simpul pangkal.

Tali yang dibuat melintang terdiri atas dua buah utas tali. Tali pertama dari bagian atas sedang tali kedua dari bagian bawah. Di bagian tengah-tengah antara kedua tongkat (bambu) tali pertama dan kedua saling ditautkan kemudian tali pertama kembali ke bagian atas sedangkan tali kedua kembali ke bagian bawah.

Model pagar tenda sederhana tersebut, dapat dipasangkan aksesoris dengan menggunakan potongan bambu di titik pertemuan tali pertama dan kedua (di tengah-tengah antara dua tongkat/bambu), seperti gambar berikut ini.

Model pagar tenda sederhana

Tali pertama (dari bagian atas) sedang tali kedua dari bagian bawah. Keduanya sama-sama dimasukkan ke dalam rongga potongan bambu. Tali pertama kemudian kembali ke atas dedangkan tali kedua kembali ke bawah.

Aksesoris potongan batang bambu dapat diganti dengan benda sejenis seperti potongan pipa plastik dan lain-lain.

Model pagar tersebut dapat juga dimodifikasi dengan menggunakan aksesoris berupa papan bergambar seperti berikut ini.

Model pagar pramuka

Papan diberikan lobang ke keempat sudutnya. Lubang ini sebagai tempat memasukkan tali pertama dan tali kedua.

Model, bentuk, bahan, dan gambar pada aksesoris tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi. Seperti dengan menggunakan bahan tripleks dan lembaran plastik (yang tidak mudah robek). Bentuknya pun bisa dibuat segi empat, lingkaran, atau pun seperti contoh ganmar di atas, berbentuk persegi enam.

Itulah salah satu contoh model pagar tenda perkemahan pramuka dalam bentuk yang sederhana. Sebagai seorang pramuka, tentunya kita harus mampu kreatif menciptakan model-model pagar tenda lainnya yang lebih baik, murah, dan mudah dalam pemasangannya.

Wednesday, September 2, 2015

Gapura Tenda Pionering Setengah Bintang dan Pagar

Gapura Tenda Pionering Setengah Bintang dan Pagar

Melengkapi posting terdahulu tentang gapura tenda model pionering, kali ini pramukaria kembali merancang sebuah gapura tenda pionering. Adalah gapura tenda pionering model Setengah Bintang. Dinamakan setelah bintang karena bentuk pionering gapaura ini terispirasi dari bintang segilima. Penampakannya pun menyerupai separo bagian atas dari bintang segilima. Model gapura ini juga dilengkapi dengan pagar di kedua sisi kiri dan kanan.

Untuk membuat gapura ini bisa mempergunakan bambu dengan ukuran-ukuran tertentu. Namun juga bisa mempergunakan "full tongkat pramuka" (gapura dibuat dari tongkat pramuka secara keseluruhan). Bahkan untuk membuat pagar di kanan kiri gapura cukup dengan menggunakan tongkat pramuka yang berukuran 160 cm.

Gapura model setengah bintang ini telah penulis ujicobakan dan praktekkan saat adik-adik penggalang penulis mengikuti sebuah kegiatan perkemahan.

Jika menggunakan bambu dengan ukuran-ukuran tertentu yang telah disesuaikan, bambu dan tongkat pramuka yang dibutuhkan adalah :


  1. Untuk pembuatan gapura, membutuhkan :
    1. 3 batang tongkat pramuka (ukuran 160 cm)
    2. 2 batang bambu berukuran panjang 2 meter
    3. 1 batang bambu berukuran panjang 3 meter
    4. 2 batang bambu berukuran panjang 4 meter
  2. Untuk pembuatan pagar di kanan kiri gapura, membutuhkan 16 batang tongkat pramuka 

Sedangkan jika gapura dibuat dari tongkat pramuka secara keseluruhan (full tongkat pramuka), bambu-bambu tersebut dapat diganti dengan tongkat pramuka yang disambung. Total tongkat pramuka yang dibutuhkan untuk gapura adalah 17 tongkat pramuka.
  1. bambu berukuran panjang 2 meter diganti dengan dua tongkat pramuka yang disambung (2 batang = 4 tongkat pramuka)
  2. bambu berukuran panjang 3 meter diganti dengan dua tongkat pramuka yang disambung (1 batang = 2 tongkat pramuka)
  3. bambu berukuran panjang 4 meter diganti dengan tiga tongkat pramuka yang disambung ((2 batang = 8 tongkat pramuka)
Penampakan gapura dan pagar selengkapnya adalah sebagai berikut :

Gapura Pionering Setengah Bintang
Gapura Pionering Setengah Bintang. Klik gambar untuk memperbesar.

Seperti pada pembuatan gapura pionering sebelum-sebelumnya, untuk merakitnya cukup dengan menggunakan tali pramuka. Simpul dan ikatan yang dipergunakan adalah simpul pangkal, simpul mati (untuk menyambung tali), ikatan palang dan ikatan silang.

Untuk pagar di kanan dan kiri gapura, dalam gambar terdiri atas empat set. Ini mengingat saat dipraktekkan pembuatan, kapling tenda yang disediakan (untuk satu kontingen dengan dua regu) selebar 12 meter. Jika kapling tenda berukuran kurang dari itu tentunya jumlah set pagar ini bisa dikurangi menjadi dua atau tiga saja.

Baca juga :


Dan tentunya, saat mempraktekkan membuat gapura pionering model setengah bintang, gambar di atas dapat disesuaikan dan dikembangkan sesuai dengan keadaan dan kreatifitas masing-masing. Termasuk penggunakan gambar di puncak gapura dan di 'kotak' pagar.



Wednesday, August 6, 2014

Gapura Tenda Pionering dengan Aksesoris Jalinan Tali

Gapura Tenda Pionering dengan Aksesoris Jalinan Tali

Gapura tanda pionering dengan aksesoris jalinan tali ini merupakan desain gapura untuk tenda perkemahan pramuka dengan memanfaatkan prinsip pionering. Di samping itu, gapura juga ditambah dengan aksesoris berupa persinggungan garis lurus yang membentuk kontur melengkung. Karena merupakan gapura pionering sederhana maka gapura ini hanya menggunakan sedikit bahan berupa bambu.

Layaknya dalam berbagai pionering lainnya, untuk menautkan masing-masing bambu tersebut digunakan tali temali. Setiap perpalangan kayu diikat dengan ikatan palang. Cara membuat ikatan palang bisa dipelajari di artikel jenis-jenis ikatan dan tali temali.

Baca juga : Pionering Gapura dengan 23 Tongkat

Adapun penampilan gapura untuk perkemahan pramuka tersebut adalah sebagai berikut :

Penampilan desain gapura. Klik gambar untuk memperbesar

Dalam desain gapura pionering ini dibutuhkan bahan-bahan yang terdiri atas :

  1. Bambu, yang terdiri atas :
    1. 4 batang bambu berukuran panjang 2,5 meter, 
    2. 1 batang bambu berukuran 1,6 meter, dan 
    3. 6 batang bambu berukuran 0,75 meter.
  2. Tali pramuka secukupnya
  3. Rafia berwarna putih secukupnya (bisa juga menggunakan tali pramuka)

Cara Membuat Gapura Pionering

Untuk membuat atau merangkai gapura, pertama tentunya dengan merangkai badan gapura (seperti pada gambar) terlebih dahulu dengan menggunakan tali temali. Karena semua bambu berpalangan, maka hanya cukup menggunakan ikatan palang saja. Meskipun dalam membuat ikatan palang kita pun harus memulai dan mengakhirinya dengan simpul pangkal.

Tiang gapura dan kedua palang atas gapura menggunakan 4 batang bambu berukuran 2,5 meter. Tongkat berdiri di tengah palang gapura menggunakan bambu berukuran 1,6 meter atau tongkat pramuka. Sedangkan kaki gapura (di bagian bawah kanan dan kiri) menggunakan bambu berukuran 0,75 meter. Ukuran-ukuran tersebut tentu dapat dirubah sesuai selera dan kondisi.

Setelah badan gapura, gunakan rafia warna putih atau tali pramuka untuk membuat pola jalinan tali yang mengkesankan garis lengkung. Pola ini bisa dipasang pada bagian atas maupun samping gapura, pada dua batang bambu yang berpalangan. Pola seperti gambar berikut ini: 


Setelah semua selesai, bentuk gapura pionering dengan aksesoris jalinan tali akan menjadi seperti ini :


Selamat mencoba dan selamat berkreasi.

Tuesday, July 2, 2013

Pionering Gapura dengan 23 Tongkat

Pionering Gapura dengan 23 Tongkat

Membuat pionering gapura tenda dengan menggunakan 23 tongkat pramuka. Yup, kali ini Blog Materi Latihan Pramuka, Pramukaria, mencoba mendesain sebuah gapura tenda dengan memanfaatkan tongkat pramuka standar pramuka sebanyak 23 tongkat. Dengan bantuan tali temali, tongkat-tongkat tersebut dirangkai menjadi sebuah gapura tenda yang siap digunakan di perkemahan.

Untuk lebih mempermanis penampilan gapura, di sisi kanan dan kiri gapura ditambahkan rangkaian tongkat yang membentuk sepasang kipas dengan menggunakan 14 tongkat. Sehingga total tongkat pramuka yang dibutuhkan untuk membuat gapura dan aksesorisnya mencapai 37 tongkat.

Kesemua tongkat tersebut sengaja menggunakan tongkat ukuran standar dengan satu ukuran. jadi semua tongkat memiliki panjang yang sama yaitu 160 cm, tanpa ada yang dipotong ataupun menggunakan tongkat bantuan yang berukuran berbeda.

Penampilan gapura tenda dengan 23 tongkat standar pramuka tersebut adalah sebagai berikut:

Gapura tenda pramuka dengan 23 tongkat

Bagian utama gapura tersebut adalah dua buah tiang gapura yang masing-masing merupakan persambungan dari tiga buah tongkat. Untuk menopang kedua tiang tersebut dipasang dua bilah yang masing-masing merupakan persambungan dari dua tongkat. Tongkat-tongkat lainnya di posisikan sebagaimana dalam gambar gapura di atas.

Untuk menyambung tongkat digunakan ikatan canggah seperti ketika menyambung tongkat untuk membuat tiang bendera. Sedangkan untuk menautkan tongkat yang saling berpalangan (90 derajat) digunakan ikatan palang. Terakhir untuk penguat tiang utama ditautkan tongkat miring 45 derajat dari tiang gapura ke bagian sisi gapura yang ditautkan dengan menggunakan ikatan silang.

Untuk mempelajari cara membuat ikatan palang, ikatan silang, dan ikatan canggah, baca artikel: Jenis-jenis Ikatan.

Bagian sisi kiri dan kanan gapura di antara dua tiang pembantu dirajut dengan tali pramuka dengan menggunakan simpul jangkar sebagaimana ketika membuat dragbar. Tentang cara membuat dragbar, baca artikel: Cara Membuat Dragbar dan Cara Membuat Simpul Jangkar.

Untuk merakit kipas yang nantinya diletakkan di samping kiri dan kanan gapura caranya adalah dengan memposisikan 7 tongkat yang mengembang di ujung atasnya (sudut sekitar 15 derajat) dan mengumpul di ujung satunya. Gunakan seutas tali untuk menautkan ketujuh tongkat tersebut dengan simpul pangkal atau simpul tangga pada masing-masing tongkat. Cara membuat simpul pangkal baca: Cara Membuat Simpul Pangkal.

Nah, membuat gapura tenda dengan menggunakan tongkat pramuka sebanyak 23 batang selesai sudah. Untuk semakin menyemarakkan penampilan gapura, pada tiga tongkat di puncak gapura bisa dipasangkan Bendera Merah Putih dengan diapit Bendera Pandu Dunia (WOSM) dan Bendera Cikal (Bendera Gudep). Silakan untuk melakukan modifikasi sesuai dengan kreatifitasnnya masing-masing sehingga tampilan gapura akan semakin menarik namun mudah dan cepat saat pembuatannya.

Wednesday, May 22, 2013

Contoh Model Pionering Jembatan

Contoh Model Pionering Jembatan

Contoh model pionering ini melengkapi posting sebelumnya tentang contoh model pionering menara pandang. Yang disajikan adalah contoh model-model pionering berbentuk jembatan dalam bentuk gambar dan foto. Dengan contoh ini para pramuka dapat merakit pionering ataupun menjadi sumber inspirasi dalam menciptakan model-model pionering jembatan lainnya.

Selain dalam bentuk jembatan, pionering dapat juga dibuat dalam model-model lainnya semisal pionering berbentuk tiang bendera, pionering berbentuk menara pandang dan pionering berbentuk bangunan gapura.

Pionering sendiri diambil dari kata dalam bahasa Inggris ‘pioneering’ yang dapat diartikan sebagai ‘kepeloporan’. Atau dari bahasa Indonesia ‘pionir’ yang menurut Kamus Bahasa Indonesia diartikan sebagai “penganjur; pelopor; perintis jalan; pembuka jalan.” Dalam kepramukaan pionering merupakan salah satu keterampilan kepramukaan untuk mendirikan bangunan darurat dengan menggunakan bahan-bahan yang terbatas. Dengan menggunakan barang seadanya semisal kayu, tongkat, dan tali, seorang pramuka dituntut dapat membuat menara pandang, jembatan darurat, tiang bendera, dan aneka perabot perkemahan seperti meja makan, rak piring, rak sepatu dan lainnya.

Dalam membuat pionering tentu dituntut kemampuan dan penguasaan terhadap materi tali temali semisal simpul mati, simpul hidup, simpul pangkal, ikatan palang, ikatan silang, ikatan canggah dan lain sebagainya. Karena dalam membuat pionering salah satu bahan utamanya adalah tali.

Gambar dan Contoh Pionering Jembatan

Dalam kesempatan kali ini Blog Pramukaria menampilkan berbagai contoh gambar pionering berbentuk jembatan darurat. Kesemua pembuatan jembatan-jembatan ini menggunakan teknik pionering.

  • Jembatan Kaki Delapan
    jembatan-kaki-delapan
  • Jembatan Derek
    jembatan-derek
  • Jembatan Tarik
    jembatan-tarik
  • Jembatan Tali
    jembatan-tali
  • Jembatan Monyet
    Jembatan-monkey
  • Jembatan Suspensi
    jembatan-suspensi

Persiapan Membuat Pionering Jembatan

Di dalam kepramukaan pionering bisanya dibuat dalam dua jenis. Yang pertama adalah pionering dalam ukuran sebenarnya dan digunakan sebagaimana mestinya. Jika membuat pionering jembatan berarti pionering tersebut memang dapat dipergunakan dan aman untuk menyebarang. Pembuatan pionering jenis ini perlu perhitungan yang matang dengan memperhatikan kondisi medan (semisal sungai) yang hendak dipasangi jembatan.

Jensi kedua adalah pionering dalam bentuk maket atau miniatur. Untuk membuat pionering (termasuk pionering jembatan) dalam bentuk miniatur atau maket, selain memperhatikan simpul dan ikatan yang digunakan juga perlu memperhatikan aspek rasionalitas. Artinya, miniatur pionering yang dibuat tersebut mempunyai bentuk dan ukuran yang logis sehingga jika diterapkan dalam kenyataan bisa benar-benar dibangun.

Itu beberapa model pionering jembatan yang mungkin dapat dicoba oleh para pramuka baik penggalang, penegak, maupun pandega. Satu yang pasti, pembuatan pionering selalu menjadi kegiatan yang penuh tantangan. Dalam pengerjaannya membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kekompakan tim. Sehingga ketika sebuah pionering terselesaikan, rasa puas dan bangga yang dirasakan tidak akan tergantikan.

Wednesday, May 15, 2013

Contoh Model Pionering Menara Pandang

Contoh Model Pionering Menara Pandang

Contoh model pionering menara pandang yang disajikan lengkap dengan gambar dan foto ini adalah model-model pembuatan pionering khusus untuk menara pandang. Contoh ini tentunya dapat dijadikan inspirasi bagi para pramuka dalam membuat pionering. Di samping pionering model menara pandang, tentu ada model-model pionering lainnya seperti pionering tiang bendera, jembatan, gapura (pintu gerbang) dan berbagai jenis lainnya. Tetapi dalam postingan teknik kepramukaan kali ini dikhususkan membahas mengenai menara pandang.

Pionering sendiri diambil dari kata pionir yang mempunyai arti “penganjur; pelopor; perintis jalan; pembuka jalan:” (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Atau diambil dari bahasa Inggris ‘pioneering’ yang berarti ‘kepeloporan’. Dalam kepramukaan pionering merupakan keterampilan dalam pembuatan bangunan darurat dengan menggunakan bahan-bahan seadanya. Jenis bangunan yang dibuat semisal menara pandang atau menara jaga, tiang bendera, gapura atau pintu gerbang, jembatan, dan aneka perabotan perkemahan semacam meja makan, rak sepatu, dan lain-lain. Bahan yang digunakan untuk membuatnya biasanya terbatas pada kayu dan tali. Karena itu dalam pembuatan pionering sangat diperlukan penguasaan terhadap materi tali-temali termasuk aneka simpul dan ikatan.

pionering-foto

Gambar Pionering Menara Pandang


Pada kesempatan kali ini akan diberikan contoh berbagai model bangunan menara pandang, menara pantau, atau menara jaga dengan teknik pionering.

  • Menara pandang segitiga
menara-pandang-segitiga-pir
  • Menara pandang dua segitiga bersilangan
menara-pandang-segitiga-bersilanganmenara-pandang-setiga-bersi
  • Menara pandang dua segitiga terbalik
menara-pandang-segitiga-dua-terbalik
  • Menara pandang dua kaki
menara-pandang-kaki-dua
  • Menara pandang segiempat segitiga
menara-pandang-kaki-empat-s
  • Menara pandang segiempat persegi
menara-pandang-segiempat-ko
  • Menara pandang segi empat enam kaki
menara-persegi-dengan-tangga

Persiapan Membuat Pionering Menara


Dalam membuat pionering menara perlu perispan yang mantang. Apalagi jika membuatnya dalam ukuran yang sebenarnya yang sangat memperhatikan tingkat keamanan baik bagi pembuat, pemakai, maupun orang lain di sekitarnya. Penggunaan ikatan dan simpul pun harus tepat. Bagian mana yang harus mengunakan ikatan kaki tiga, iktan canggah, ikatan palang, ataupun ikatan silang. Pun pemilihan simpul seperti simpul mati, simpul pangkal, cara menyambung tali, dan lain sebagainya.

Dalam kepramukaan, baik latihan maupun lomba, terkadang peserta didik diberikan tugas untuk membuat pionering bukan dalam ukuran yang sebenarnya. Melainkan dalam ukuran yang lebih kecil atau biasa dinamakan maket pionering. Dalam pembuatan maket pionering selain memperhatikan ketepatan dalam penggunaan simpul dan iktan juga harus memperhatikan aspek realitas. Artinya, maket pionering yang dibuat tersebut bisa terwujud dan berdiri kokoh seumpama dibuat dalam ukuran yang sebenarnya.

Terakhir, gambar-gambar pionering menara pandang di atas hanyalah sekedar contoh. Karena itu pramuka yang ingin membuat pionering (maket ataupun ukuran sebenarnya) dituntut kreatifitasnya untuk membuat model-model yang lebih baik.