Sunday, November 30, 2014

Benarkah Dasadarma Diganti Menjadi Darma Pramuka?

Benarkah Dasadarma Diganti Menjadi Darma Pramuka?

Benarkah Dasadarma telah diganti menjadi Darma Pramuka? Dan Trisatya telah diganti pula menjadi Satya Pramuka? Itulah salah satu pertanyaan yang beberapa kali saya lihat dibeberapa grup facebook pramuka yang saya ikuti. Beberapa anggota Gerakan Pramuka mengemukakan pertanyaan terkait perubahan dan pergantian istilah dari dasadarma dan trisatya menjadi Satya Pramuka dan Darma Pramuka. Atau malah bingung, mana yang benar antara istilah-istilah tersebut. Dalam beberapa kesempatan saya pun telah ikut memberikan sedikit pendapat terkait permasalahan tersebut.

Kebingungan beberapa nggota Gerakan Pramuka terkait penggunaan istilah Satya Pramuka, Darma Pramuka, Trisatya, dan Dasadarma dimungkinkan bersumber pada Undang-undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Bisa juga dari pembacaan sekilas pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka Tahun 2013. Meskipun di ketiga peraturan tersebut tidak ada yang keliru maupun membingungkan. Kebingungan anggota akan istilah tersebut lebih terjadi karena kurang tuntasnya dalam membaca dan memahami ketiga peraturan tersebut.

Dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka Bab I (KETENTUAN UMUM) Pasal 1 point ke-2 disebutkan, " Pramuka  adalah  warga  negara  Indonesia  yang  aktif dalam  pendidikan  kepramukaan  serta  mengamalkan Satya Pramuka dan Darma Pramuka". Juga pada Bab III (PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN) Pasal 6 ayat (2)

"Kode  kehormatan  pramuka terdiri  atas  Satya Pramuka dan Darma Pramuka." 

Selanjutnya pada Pasal 6 ayat (4) dan (5) yang masing-masing berbunyi :

Satya Pramuka sebagaimana dimaksud pada ayat  (2) berbunyi: “Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh  menjalankan  kewajibanku  terhadap  Tuhan Yang  Maha  Esa  dan  Negara  Kesatuan  Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup,  ikut  serta  membangun  masyarakat,  serta menepati Darma Pramuka.”
Darma Pramuka sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berbunyi: Pramuka itu: (a) takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; (b) cinta alam dan kasih sayang sesama manusia; (c) patriot yang sopan dan kesatria; ... dan seterusnya
Dari pasal-pasal dalam UU No 12 Tahun 2010 tersebut, sekilas memang tampaknya istilah Trisatya dan Dasadarma telah dirubah menjadi Satya Pramuka dan Darma Pramuka. Namun kita harus melihat dan menyimak yang tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.

Dalam Anggaran Dasar Gerakan Pramuka hasil Munas Tahun 2013, pada Bab IV (PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN) Pasal 12 (Kode Kehormatan Pramuka) ayat (2) yang berbunyi,

Kode  Kehormatan  Pramuka  terdiri  dari  Satya  Pramuka  dan  Darma Pramuka.

dan dilanjukan pada ayat (6) yang berbunyi,

Kode Kehormatan Pramuka bagi anggota Gerakan Pramuka disesuaikan dengan golongan usia dan perkembangan  jiwa dan  jasmaninya yaitu:
a. Kode Kehormatan Pramuka Siaga terdiri dari Dwisatya dan Dwidarma Pramuka;
b. Kode Kehormatan Pramuka Penggalang  terdiri dari Trisatya Pramuka Penggalang dan Dasadarma; dan
c. Kode  Kehormatan  Pramuka  Penegak,  Pramuka  Pandega,  anggota dewasa terdiri dari Trisatya Pramuka Penegak, Pramuka Pandega, dan anggota dewasa serta Dasadarma.
Ditambah dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka hasil Munas Tahun 2013. Pada Bab IV (SISTEM PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN), Pasal 13 (Kode Kehormatan Pramuka) ayat (1) berbunyi,

Kode Kehormatan Pramuka terdiri atas janji yang disebut Satya Pramuka dan ketentuan moral yang disebut Darma Pramuka.

dan pada ayat (5) yang berbunyi,

Kode Kehormatan Pramuka ditetapkan dan diterapkan sesuai dengan golongan usia dan perkembangan rohani dan jasmani anggota Gerakan Pramuka, yaitu:
a. Kode Kehormatan bagi Pramuka Siaga, terdiri dari:
1) Janji dan komitmen diri yang disebut Dwisatya, selengkapnya berbunyi:
Dwisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
- menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.
- setiap hari berbuat kebaikan.
2) Ketentuan moral adalah darma pramuka selanjutnya disebut Dwidarma, selengkapnya berbunyi:
Dwidarma
1. Siaga berbakti pada ayah dan ibundanya.
2. Siaga berani dan tidak putus asa.
b. Kode kehormatan bagi Pramuka Penggalang, terdiri dari:
1) Janji dan komitmen diri yang disebut Trisatya, selengkapnya berbunyi:
Trisatya
”Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, dan mempersiapkan diri membangun masyarakat, serta menepati Dasadarma”.
2) Ketentuan moral adalah darma pramuka selanjutnya disebut Dasadarma selengkapnya berbunyi:
Dasadarma
1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3. Patriot yang sopan dan kesatria.
4. Patuh dan suka bermusyawarah.
5. Rela menolong dan tabah.
6. Rajin, terampil, dan gembira.
7. Hemat, cermat, dan bersahaja.
8. Disiplin, berani, dan setia.
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.
c. Kode kehormatan bagi Pramuka Penegak, Pramuka Pandega, dan anggota dewasa, terdiri dari:
1) Janji dan komitmen diri yang disebut Trisatya, selengkapnya berbunyi:
Trisatya
”Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila,
menolong sesama hidup, dan ikut serta membangun masyarakat, serta menepati Dasadarma”.
2) Ketentuan moral adalah darma pramuka selanjutnya di sebut Dasadarma selengkapnya berbunyi:
Dasadarma
1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3. Patriot yang sopan dan kesatria.
4. Patuh dan suka bermusyawarah.
5. Rela menolong dan tabah.
6. Rajin, terampil, dan gembira.
7. Hemat, cermat, dan bersahaja.
8. Disiplin, berani, dan setia.
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.

Tidak Ada yang Diganti ataupun Dirubah


Perhatikan kalimat yang saya berikan "garis bawah" dan huruf berwarna merah di atas. Jika kita membaca ketiga peraturan tersebut secara utuh akan sampailah kepada sebuah kesimpulan bahwa "tidak ada yang berubah dari trisatya maupun dasadarma".

Penggunaan istilah "Satya Pramuka" memiliki arti sebagai janji pramuka, sebagai bagian dari kode kehormatan, yang mana "Satya Pramuka" tersebut berbeda untuk golongan-golongan pramuka. Satya Pramuka untuk Pramuka Siaga dinamakan Dwisatya, Satya Pramuka untuk Penggalang disebut "Trisatya", dan Satya Pramuka untuk Penegak, Pandega, dan anggota dewasa dinamai "Trisatya".

Pun pada penggunaan istilah "Darma Pramuka". Darma Pramuka adalah ketentuan moral, bagian dari kode kehormatan, yang disesuaikan dengan masing-masing golongan. Darma Pramuka untuk Pramuka Siaga disebut "Dwidarma", Darma Pramuka untuk Pramuka Penggalang dinamai "Dasadarma", dan Darma Pramuka untuk Pramuka Penegak, Pandega, dan Dewasa disebut "Dasadarma".

Lihat gambar ilustrasi berikut (klik untuk memperbesar).



Jelaslah bahwa tidak ada istilah yang diganti atau dirubah. Dwisatya, Trisatya, Dwidarma, maupun Dasadarma masih tetap. Dan perlu untuk penekanan :

  • Satya Pramuka Siaga disebut Dwisatya
  • Satya Pramuka Penggalang disebut Trisatya
  • Satya Pramuka Penegak, Pandega, Dewasa disebut Trisatya
  • Darma Pramuka Siaga disebut Dwidarma
  • Darma Pramuka Penggalang disebut Dasadarma
  • Darma Pramuka Penegak, Pandega, Dewasa disebut Dasadarma
Semoga mampu menjawab kebimbangan dan keraguan para anggota Gerakan Pramuka. Bimbang dan ragu bukan salah, justru membuat kita berfikir kritis untuk akhirnya menemukan keyakinan.

Monday, January 27, 2014

Lirik dan Video Lagu Pramuka Dasadarma

Lirik dan Video Lagu Pramuka Dasadarma

Lirik dan video lagu pramuka Dasadarma. Lagu berjudul dasadarma (dasa dharma) ini merupakan salah satu lagu pramuka yang arransement dikemas secara kontemporer. Hal inilah yang menjadikan lirik dan syair lagu ini sangat cocok bagi anggota pramuka yang nota bene kawula muda.

Sesuai judulnya, lagu yang dicipta dan dinyanyikan oleh grup band Thankyou ini berkisah tentang poin-poin dalam dasadarma. Bahkan kesepuluh poin dasadarma dituliskan secara gamblang dalam lirik lagu ini. Dengan itu lagu ini akan menyegarkan ingatan para pramuka akan poin-poin dalam dasadarma pun bisa memotivasi para anggota gerakan pramuka untuk mempraktekkan nilai-nilai yang terkandung dalam dasadarma tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Di samping itu, lagu pramuka Dasadarma bisa menjadi media sosialisasi yang berguna bagi masyarakat umum yang belum mengenal pramuka.

Dasadarma sendiri merupakan sepuluh ketentuan moral (bagian dari kode kehormatan) bagi pramuka penggalang, penegak, pandega, dan anggota pramuka dewasa. Kesepuluh ketentuan moral ini menjadi pedoman perilaku, kewajiban, aturan dasar, dan kebajikan yang wajib dilaksanakan oleh setiap anggota pramuka golongan penggalang, penegak, dan pandega dan anggota dewasa baik di dalam maupun di luar kegiatan pramuka. Selengkapnya mengenai Dasadarma baca artikel: Dasadarma (Dasa Dharma Pramuka).

lagu pramuka dasadarma pramukaria

Lirik dan Video Lagu Dasadarma

Sebagaimana telah disampaikan di awal tulisan, lirik lagu ini sangat tepat untuk menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam dasadarma bagi segenap anggota Gerakan Pramuka. Apalagi dikemas dengan aransemen musik yang lebih kontemporer.

Namun agak disayangkan terdapat lirik lagu tentang bunyi dasadarma yang urutannya kurang sesuai. Adalah dasadarma keenam dan kedelapan yang urutannya saling terbalik, entah disengaja atau bukan. Pun tampaknya untuk menyesuaikan dengan aransemen terdapat beberapa poin dasadarma yang terpaksa dipenggal (tidak utuh).

Adapun video lagu pramuka berjudul Dasadarma tersebut adalah sebagai berikut:


Sedangkan lirik lagunya adalah sebagaimana berikut:

Dasadarma

Nyala nyala api kita 
Seru dasadarma
Bangkit Indonesia
Tegakkan jiwamu
Getarkan dunia
Semangat Pancasila

Taqwa kepada Tuhan
Cinta alam dan kasih sayang
Patriot yang sopan dan ksatria
Patuh dan suka bermusyawarah

Rela menolong dan tabah
Disiplin berani dan setia
Hemat cermat dan bersahaja
Rajin terampil dan bergembira

Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
Suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan

Ayo muda mudi kita galakkan dasadarma
Untuk maju bangsaku untuk maju Indonesia kita tercinta
Mari satukan tekadmu hormati benderamu
Maju majulah Pramuka maju maju Indonesia

Ayo tepuk
Semua tepuk
Mari semuanya tepuk pramuka

Terlepas dari beberapa kekurangan yang dipunyainya, lagu ini tetap menjadi sebuah karya berharga bagi pramuka. Saya yakin akan memberikan manfaat yang besar dalam mengenalkan pramuka dan kepramukaan terhadap masyarakat umum serta menanamkan nilai-nilai dasadarma pada setiap anggota Gerakan Pramuka.

Friday, January 17, 2014

Dasadarma (Dasa Darma Pramuka)

Dasadarma (Dasa Darma Pramuka)

Dasadarma atau Dasa Darma Pramuka adalah salah satu bagian dari kode kehormatan bagi anggota Gerakan Pramuka sehingga sekaligus merupakan bagian tidak terpisahkan dari Prinsip Dasar Kepramukaan. Sebagaimana telah diketahui, Kode Kehormatan Pramuka (kode etik anggota Gerakan Pramuka) terdiri atas janji (komitmen diri) dan ketentuan moral pramuka. Ketentuan moral pramuka inilah yang kemudian disebut sebagai Darma Pramuka yang terdiri atas Dwidarma (untuk pramuka siaga) dan Dasadarma (untuk pramuka penggalang, penegak, pandega, dan anggota dewasa).

Dasadarma sering kali ditulis dan disebut dengan beberapa variasi yang berbeda. Ada yang menulis dan menyebutnya sebagai:
  • Dasa Dharma Pramuka
  • Dasa Darma Pramuka
  • Dasadharma Pramuka
  • Dasadarma Pramuka
  • Dasadarma
Menilik pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka, penggunaan istilah yang benar adalah "Dasadarma". Tanpa kata "pramuka", tanpa dipisah dengan spasi, dan tanpa menggunakan huruf "h" pada bagian "darma". Penulisan dan penyebutan yang tanpa menggunakan huruf "h" dan dengan dirangkai lebih didasarkan pada penggunaan kaedah berbahasa yang benar sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Sedangkan "tanpa diikuti kata pramuka" karena dasadarma adalah bagian kode kehormatan yang dikhususkan pada beberapa golongan anggota pramuka tertentu, bukan pada semua pramuka (Darma Pramuka Siaga bukan Dasadarma tapi Dwidarma). Pun frasa "dasadarma" telah mengandung arti "ketentuan moral pramuka penggalang, penegak, pandega, dan dewasa" jika ditambahkan dengan kata pramuka lagi akan terjadi 'pemborosan penggunaan kata dalam berbahasa' karena berarti "ketentuan moral pramuka penggalang, penegak, pandega, dan dewasa pramuka".

Pengertian Dasadarma

Menurut bahasa "dasadarma" berasal dari kata "dasa" dan "darma". Dasa berasal dari bahasa Jawa yang mempunyai arti sepuluh sedangkan darma berasal dari bahasa Sanskerta yang mempunyai arti kewajiban, aturan, tugas hidup, kebenaran, dan kebajikan. Sehingga secara bahasa dasadarma dapat diartikan sebagai sepuluh kewajiban, aturan, dan kebajikan.

Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka, dasadarma dapat diartikan sebagai ketentuan moral bagi anggota Gerakan Pramuka golongan Penggalang, Penegak, Pandega, dan anggota dewasa. Ketentuan moral (Darma Pramuka) bersama dengan janji atau komitmen diri (Satya Pramuka) sendiri merupakan bagian dari kode kehormatan pramuka. Di samping Dasadarma, terdapat juga Dwidarma yaitu darma atau ketentuan moral bagi anggota Gerakan Pramuka Siaga.

api-aunggun - pramukaria
Upacara penyalaan api unggun biasanya menggunakan pengucapan dasadarma

Bunyi Dasadarma

Dasadarma telah mengalami beberapa kali perubahan atau perkembangan. Sejak tahun 1961, Dasadarma ini telah mengalami perkembangan hingga sebanyak 5 kali, yaitu: 
  1. Dasadarma sebagaimana lampiraan Keppres 238 Tahun 1961 yang digunakan pada tahun 1961-1966; 
  2. Dasadarma hasil Mukeranpuda (sekarang Munas) tahun 1966 yang digunakan pada tahun 1966 -1974
  3. Dasadarma amanat MPP 1970 dan Munas 1974 yang digunakan pada tahun 1974-1978
  4. Dasadarma hasil Munas 1978 yang digunakan pada tahun 1978-2009
  5. Dasadarma hasil Munas 2009 yang digunakan pada tahun 2009-sekarang
Pembahasan perkembangan Dasadarma dari yang pertama kali hingga yang terakhir akan dibahas dalam artikel tersendiri.

Adapun bunyi dasadarma yang digunakan saat ini adalah sebagaimana yang disusun dan tercantum dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka Tahun 2009 (Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 203 Tahun 2009) yang kemudian ditegaskan lagi dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Tahun 2012.

Bunyi dasadarma tersebut adalah sebagai berikut:

Dasadarma
  1. takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. cinta alam dan kasih-sayang sesama manusia
  3. patriot yang sopan dan kesatria
  4. patuh dan suka bermusyawarah
  5. rela menolong dan tabah
  6. rajin, terampil, dan gembira
  7. hemat, cermat, dan bersahaja
  8. disiplin, berani, dan setia
  9. bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  10. suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan
Dari teks dasadarma tersebut bisa dilihat bahwa:
  1. Frasa "dasadarma" dirangkai dan tidak mengunakan huruf "h"
  2. Tidak diikuti dengan kata "Pramuka"
  3. Tidak menggunakan kalimat "Pramuka itu:" sebelum penyebutan poin-poin dasadarma.
Terkait dengan makna dan pengamalan masing-masing poin dalam dasadarma akan dibahas dalam artikel tersendiri.

Kiranya itulah pembahasan mengenai dasadarma (Dasa Dharma Pramuka) mulai dari cara penulisan dan penyebutan yang benar, pengertian dasadarma, dan bunyi dasadarma. Semoga dengan mengenal itu semua mampu memotivasi para pramuka untuk menerapkan kesepuluh poin dalam dasadarma tersebut dalam kehidupan sehari-hari baik ketika mengenakan seragam pramuka maupun tidak.

Thursday, November 28, 2013

Dwisatya, Dwidarma, dan Pengamalan Kode Kehormatan Siaga

Dwisatya, Dwidarma, dan Pengamalan Kode Kehormatan Siaga

Dwisatya, Dwidarma, dan pengamalan Kode Kehormatan Pramuka Siaga. Dwisatya dan Dwidarma adalah inti dari Kode Kehormatan Pramuka Siaga. Keduanya menjadi pedoman bagi setiap Pramuka Siaga untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari baik di keluarga, di perindukan maupun dalam pergaulan di masyarakat.

Dwisatya dan Dwidarma

Seperti telah diketahui (dan dijelaskan dalam artikel: Kode Kehormatan Pramuka), kode kehormatan bagi pramuka siaga meliputi Dwisatya (janji dan komitmen diri) dan Dwidarma (ketentuan moral). Dwisatya merupakan janji yang harus diucapkan oleh calon Siaga pada saat yang bersangkutan dilantik menjadi Pramuka. Sehingga setelah mengucapkan Dwisatya ia menjadi seorang Pramuka, menjadi saudara semua Pramuka di tanah air dan bahkan menjadi saudara Pramuka seluruh dunia.

Adapun isi dan bunyi Dwisatya adalah sebagai berikut:

Dwisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh- sungguh, 
  • Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga. 
  • Setiap hari berbuat kebaikan.
Sedangkan Dwidarma adalah ketentuan moral yang menjadi pedoman hidup bagi Siaga. Dwidarma diucapkan pada saat upacara pembukaan latihan di perindukan dengan harapan menjadi pengingat bagi setiap siaga agar senantiasa berperilaku sesuai dengan darma tersebut.


Adapun isi dan bunyi Dwidarma adalah sebagai berikut:

Dwidarma: 
  1. Siaga itu patuh pada ayah dan ibundanya. 
  2. Siaga itu berani dan tidak putus asa.
Pramuka Siaga
Pramuka Siaga

Pengamalan Dwisatya dan Dwidarma (Kode Kehormatan Siaga)

Siaga yang sudah mengucapkan Dwisatya, wajib mematuhi dan melaksanakannya. sebagai pengamalan satya pertama dalam Dwisatya, seorang Pramuka siaga tersebut harus: 
  • Patuh menjalankan kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama yang dipeluknya,
  • Saling menghargai teman yang menjalankan ibadah  
  • Tidak memilih teman karena perbedaan agama, suku atau materi yang dimiliki. 
  • Siaga juga berkewajiban terhadap tanah air 
  • Menuruti aturan keluarga serta aturan ayah dan bunda di rumah dan di perindukannya. 
 
Sedangkan untuk pengamalan satya yang kedua, setiap hari seorang siaga harus berusaha untuk berbuat kebaikan, semisal: 
  • Membantu pekerjaan ibu dan ayah di rumah dengan ikhlas seperti membersihkan kamar tidurnya, menyapu, dan mencuci piring.   
  • Memberikan kesempatan pertama kepada orang tua untuk duduk di kursi bus jika keadaan bus sedang penuh.
  • Memberikan pertolongan kepada teman yang membutuhkan pertolongan
Selain melaksanakan satyanya, siaga juga harus berfikir, berucap, dan bertindak sesuai dengan darmanya. Pengamalan terhadap Dwidarma semisal adalah:
  • Membiasakan diri untuk patuh kepada ayah dan bundanya baik di rumah maupun di perindukan.  
  • Selalu berani karena benar serta tidak boleh takut menyampaikan pendapat untuk kebenaran.
  • Tidak boleh putus asa, selalu berusaha dengan sungguh disertai dengan doa dan niat baik agar usahanya dapat berhasil.  
Itulah Dwisatya, Dwidarma dan pengamalan kode kehormatan siaga. Kode Kehormatan (Dwisatya dan Dwidarma) tersebut harus dihafal oleh Siaga dan dijelaskan oleh Pembina Siaga untuk hayati dan diamalkan oleh Siaga sebagai pedoman hidupnya.

Thursday, May 9, 2013

Kode Kehormatan Pramuka

Kode Kehormatan Pramuka

Kode Kehormatan Pramuka merupakan serangkaian ketentuan dasar (janji, nilai, dan norma) yang harus dilaksanakan oleh seorang pramuka dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi ukuran atau standar tingkah laku pramuka. Sehingga bisa dikatakan bahwa kode kehormatan merupakan kode etik anggota Gerakan Pramuka baik dalam kehidupan pribadi maupun di dalam masyarakat. Kode kehormatan pramuka ini telah diatur dalam Undang-undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka pasal 6. Pun tercantum dalam Anggaran Dasar (AD) Gerakan Pramuka pasal 12 dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Gerakan Pramuka pasal 14.

Kode kehormatan pramuka terdiri atas terdiri atas janji yang disebut ‘Satya Pramuka’ dan ketentuan moral yang disebut ‘Darma Pramuka’. Satya Pramuka sebagaimana tersebut dalam ART Gerakan Pramuka dinyatakan sebagai:

    1. diucapkan secara sukarela oleh seorang calon anggota atau calon pengurus Gerakan Pramuka pada saat pelantikan menjadi anggota atau pengurus;
    2. dipergunakan sebagai pengikat diri pribadi demi kehormatannya untuk diamalkan; dan
    3. dipakai sebagai dasar pengembangan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.

Sedangkan Darma Pramuka, sebagaimana tercantum dalam ART Gerakan Pramuka, merupakan:

    1. nilai dasar untuk membina dan mengembangkan akhlak mulia;
    2. sistem nilai yang harus dihayati, dimiliki, dan diamalkan dalam kehidupan anggota Gerakan Pramuka di masyarakat;
    3. landasan gerak bagi Gerakan Pramuka untuk mencapai tujuan pendidikan  kepramukaan yang diwujudkan dalam kegiatan untuk mendorong peserta didik manunggal dengan masyarakat, bersikap demokratis, saling menghormati, serta memiliki rasa kebersamaan dan gotong royong; dan
    4. kode etik bagi organisasi dan anggota Gerakan Pramuka.

Macam dan Bunyi Kode Kehormatan Pramuka

Dalam Gerakan Pramuka, kode kehormatan ditetapkan dan diterapkan sesuai dengan golongan usia dan perkembangan rohani dan jasmani anggota Gerakan Pramuka yang meliputi:

  • Kode kehormatan bagi pramuka siaga yang meliputi Dwisatya (janji dan komitmen diri) dan Dwidarma (ketentuan moral). Bunyi kode kehormatannya adalah:

Dwisatya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

  • menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.
  • setiap hari berbuat kebaikan.

Dwidarma

  1. Siaga berbakti pada ayah dan ibundanya.
  2. Siaga berani dan tidak putus asa.
  • Kode kehormatan bagi pramuka penggalang yang meliputi Trisatya (janji dan komitmen diri) dan Dasadarma (ketentuan moral).

Trisatya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

  • menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila,
  • menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat,
  • menepati Dasadarma.

Dasadarma

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
  3. Patriot yang sopan dan kesatria.
  4. Patuh dan suka bermusyawarah.
  5. Rela menolong dan tabah.
  6. Rajin, terampil, dan gembira.
  7. Hemat, cermat, dan bersahaja.
  8. Disiplin, berani, dan setia.
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.
  • Kode kehormatan bagi pramuka penegak, pramuka pandega, dan anggota dewasa yang meliputi Trisatya (janji dan komitmen diri) dan Dasadarma (ketentuan moral).

Trisatya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

  • menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila,
  • menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat,
  • menepati Dasadarma.

Dasadarma

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
  3. Patriot yang sopan dan kesatria.
  4. Patuh dan suka bermusyawarah.
  5. Rela menolong dan tabah.
  6. Rajin, terampil, dan gembira.
  7. Hemat, cermat, dan bersahaja.
  8. Disiplin, berani, dan setia.
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

Kode kehormatan tersebut bukan sebuah hafalan yang cukup dihafalkan saja namun sebagaimana disebutkan di atas, seorang pramuka sudah seharusnya menepati Satya Pramuka dan mengamalkan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Nah, kalau ada pramuka tetapi tingkah lakunya tidak sesuai dengan kode kehormatan tersebut bagaimana? Semua pasti sudah bisa menjawab!