Monday, September 8, 2014

Lambang WOSM (Pandu Dunia) dan Arti Kiasannya

Lambang WOSM (Pandu Dunia) dan Arti Kiasannya

Lambang WOSM (Pandu Dunia) dan arti kiasan yang terkandung di dalamnya. Lambang WOSM atau World Organization of the Scout Movement (Organisasi Kepanduan Sedunia) adalah logo atau lambang kepramukaan sedunia yang juga dijadikan sebagai lencana pada pakaian pramuka. Di Indonesia, lencana WOSM menjadi salah satu Tanda Umum Gerakan Pramuka (bagian dari Tanda Pengenal Gerakan Pramuka). Tanda ini dikenakan di baju seragam pramuka di dada sebelah kanan (anggota putra) dan kerah baju sebelah kanan (anggota putri).

Lambang WOSM terdiri atas gambar "fleur-de-lis" (atau dikenal juga sebagai treefoil atau "bunga lily dengan tiga ujung"), kompas, dua bintang, yang dilingkari tali bersimpul mati. Gambar berwarna putih dengan warna latar (background) berwarna ungu.

Lambang "fleur-de-lis" ini telah digunakan oleh Baden Powell, Bapak Pramuka Sedunia, untuk disematkan kepada 22 anak laki-laki yang mengikuti perkemahan di Pulau Bwonsea pada 25 Juli - 2 Agustus 1907. Hingga kini lambang tersebut masih digunakan sebagai lambang WOSM (Organisasi Kepanduan Sedunia) dan banyak organisasi kepramukaan di berbagai negara.

pramuka dan lambang pandu dunia
Pramuka berpose di depan lambang Pandu Dunia (WOSM)


Lambang WOSM tersebut adalah sebagai berikut :

lambang wosm
Lambang WOSM


Arti dan Makna Kiasan dalam Lambang WOSM

Lambang WOSM yang terdiri atas jarus kompas, "fleur-de-lis" atau "treefoil", dua bintang, dan tali melinkar bersimpul mati memiliki makna dan arti kiasan sebagai berikut :


  1. Jarum kompas menunjuk ke atas (utara), memiliki arti sebagai pengingat bagi setiap pramuka agar senantiasa melakukan kebenaran dan menjadi pribadi yang dapat dipercaya. Selain itu untuk senantiasa menjaga cita-citanya dan perannya sebagai penunjuk jalan.
  2. Treefoil (fleur-de-lis) atau Bunga dengan Tiga Ujung, mengiaskan Tiga Janji Pramuka (Scout Promise)
  3. Dua bintang, melambangkan bahwa seorang anggota Pramuka selalu berupaya untuk dapat menjadi penerangan dan menolong dalam kebenaran dan pengetahuan.
  4. Tali melingkar dengan ujung membentuk simpul mati, mengiaskan bahwa antar sesama Pramuka di seluruh dunia selalu menjalin hubungan persahabatan dan persaudaraan.
  5. Warna putih, melambangkan jiwa Pramuka yang berhati suci dan bersih. 
  6. Warna dasar ungu, memiliki arti bahwa Pramuka memiliki keterampilan kepemimpinan dan suka menolong orang lain.
Di Indonesia, lambang atau logo WOSM ini selain disematkan di pakaian seragam pramuka, bersama dengan lambang Gerakan Pramuka, juga digunakan sebagai kop surat organisasi dan (mulai dari gudep hingga Kwartir Nasional Gerakan Pramuka) dan papan nama gugusdepan dan kwartir.

Monday, August 11, 2014

Arti Kiasan Lambang Kwarda Sulawesi Selatan

Arti Kiasan Lambang Kwarda Sulawesi Selatan

Arti kiasan lambang Kwartir Daerah Sulawesi Selatan melengkapi seri artikel tentang lambang-lambang Kwartir Daerah Gerakan Pramuka beserta makna dan arti kiasannya. Lambang atau logo kwarda Sulawesi Selatan, sebagaimana lambang kwarda lainnya tentu disusun lengkap beserta arti dan makna kiasannya sebagai cerminan aspirasi, semangat, dan cita-cita para pramuka di provinsi Sulawesi Selatan.

Lambang atau logo tersebut juga berfungsi sebagai lencana daerah atau bagde. Bagde ini selain memiliki nilai pendidikan pun menjadi salah satu bagian tanda pengenal dalam Gerakan Pramuka yaitu sebagai tanda satuan. Sebagai tanda satuan, lambang kwartir daerah Sulawesi Selatan dipasang di lengan pakaian pramuka sebelah kanan. Pemakai bagde ini menunjukkan kwartir daerah seorang anggota bergabung, yaitu kwartir daerah Sulawesi Selatan.

pramuka sulawesi selatan
Pramuka dan lambang kwarda Sulawesi Selatan


Saturday, April 5, 2014

Arti Lambang Kwarda Kalimantan Timur

Arti Lambang Kwarda Kalimantan Timur

Arti lambang kwarda Kalimantan Timur sebagaimana kwartir daerah lainnya memiliki makna dan arti kiasan. Lambang atau logo kwarda Kalimantan Timur ini mencerminkan aspirasi dan cita-cita pramuka se Kwartir Daerah Kalimantan Timur.

Sebagaimana diketahui, setiap kwartir daerah Gerakan Pramuka memiliki lambang atau logo kwarda, disebut juga sebagai lencana daerah. Lambang ini merupakan salah satu bagian dari tanda satuan dalam sistem tanda pengenal Gerakan Pramuka. Sebagai tanda pengenal satuan, salah satu fungsi lambang kwarda adalah sebagai penanda lokasi atau kwartir daerah seorang anggota pramuka bergabung. Pemakai tanda kwarda Kalimantan Timur berarti anggota pramuka yang tergabung di kwarda Kalimantan Timur.

Selain sebagai penanda lokasi, lambang atau lencana daerah pun memiliki fungsi pendidikan. Salah satunya adalah sebagai cerminan atas semangat, aspirasi, dan cita-cita anggota pramuka di kwartir daerah tersebut. Pun demikian dengan logo Kwartir Daerah Kalimantan Timur. Fungsi tersebut dapat dilihat dari arti lambang kwarda Kalimantan Timur.


pramuka kalimantan timur


Bentuk Lambang Kwartir Daerah Kalimantan Timur

Lambang kwartir daerah Kalimantan Timur telah mengalami perubahan. lambang yang saat ini digunakan adalah hasil rancanga Kak Supriyatna yang telah digunakan sejak Nopember 1992. Pemberlakuannya didasarkan pada Surat Keputusan Kwartir Daerah Nomor : 27 Tahun 1992.

Lambang ini berbentuk perisai dengan sisi lurus mendatar sepanjang 6 cm dan panjang garis tinggi 8 cm. Jari-jari kelengkungan 4,2 cm dengan pusat kelengkungan berjarak 4 cm dari sisi mendatar dan 1,8 cm dari sisi kiri dan kanan.

Lambang kwarda Kalimantan Timur didominasi oleh warna dasar hijau dengan gambar hewan pesut berwarna putih, tunas kelapa berwarna merah, bintang berwarna kuning, dan tiga garis bergelombang berwarna putih. Di bagian atas terdapat tulisan "Kalimantan Timur" dengan warna merah di atas dasar berwarna putih. Perisainya diberikan bingkai berwarna hitam.

Lambang Kwarda Kalimantan Timur

Arti Kiasan Lambang Kwarda Kalimantan Timur

Warna-warna dalam lambang kwarda Kalimantan Timur mengandung arti kiasan, yaitu :
  1. Warna Hijau berarti kesuburan dan kekayaan alam. 
  2. Warna Hitam berarti kekuatan, kekokohan dan ketangguhan. 
  3. Warna Kuning berarti kemuliaan, keagungan dan kejayaan bangsa. 
  4. Warna Merah berarti semangat perjuangan yang menyala. 
  5. Warna Putih berarti kesucian hati, keindahan perasaan, budi pekerti yang luhur dan moral yang tinggi. 
Selain pada warna, gambar-gambar dalam lambang kwartir daerah Kalimantan Timur pun mengandung makna kiasan, yaitu :
  1. Perisai berwarna hijau berbingkai hitam berarti satu kesatuan kekuatan yang kokoh yang terdapat di bumi Kalimantan Timur. 
  2. Bintang berwarna kuning pada bagian atas berarti tingginya nilai-nilai ketuhanan dan kehidupan agamis yang ada di Kalimantan Timur. 
  3. Pita (di bagian atas) mengandung arti ruang lingkup suatu rumpun, yang merupakan wadah berhimpun menggalang persatuan dan persaudaraan bagi pramuka.
  4. Tulisan KALIMANTAN TIMUR berarti wadah atau wilayah berhimpun, yakni Kalimantan Timur. 
  5. Silhouete tunas kelapa berwarna merah berarti keberadaan Gerakan Pramuka tumbuh dan berkembang di daerah Kalimantan Timur. 
  6. Silhouete ikan Pesut Mahakam sebagai satu diantara kekayaan alam yang hanya terdapat di Kalimantan Timur, berarti adanya suatu keunikan dan ciri khas tersendiri, yakni adat istiadat dan kebudayaan daerah Kalimantan Timur. 
  7. garis bergelombang tiga ruas, melambangkan sungai-sungai yang juga merupakan kekayaan alam sekaligus kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur, mempunyai makna selalu bergerak dinamis yang dilandasi dengan Kode Kehormatan (Tri Satya) Gerakan Pramuka.
Itulah bentuk dan arti kiasan yang trdapat dalam lambang kwartir daerah Kalimantan Timur. Lambang tersebut selai sebagai penanda lokasi juga mengandung nilai-nilai, semangat, aspirasi, dan cita-cita pramuka Kalimantan Timur.

Monday, March 31, 2014

Lambang Saka Bahari dan Arti Kiasannya

Lambang Saka Bahari dan Arti Kiasannya

Lambang Saka Bahari tentu memiliki arti kiasan. Sebagaimana lambang-lambang lainnya, semisal lambang gerakan Pramuka dan lambang Saka Bhayangkara, bentuk, bahan, ukuran, dan arti lambang Satuan Karya Pramuka Bahari telah ditentukan dan termuat dalam peraturan khusus.

Adalah Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 158 Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Bahari yang memuat tentang bentuk, bahan, ukuran, dan arti lambang Saka Bahari dalam salah satu pasalnya. Keputusan tersebut dimaksudkan sebagai pedoman bagi kwartir dan gugusdepan Gerakan Pramuka dalam mengembangkan Saka Bahari.

Saka Bahari sendiri merupakan salah satu Satuan Karya Pramuka yang bersifat nasional. Saka Bahari adalah wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kebaharian yang berguna bagi diri pribadi, keluarga, dan lingkungan serta dapat menjadi bekal dalam mengembangkan lapangan kerja.

Selengkapnya mengenai Saka Bahari baca artikel : Saka Bahari.

anggota saka bahari dan lambang saka bahari
Dua anggota Saka Bahari menyelam dengan membawa lambang Saka Bahari

Bentuk, Gambar, dan Warna Lambang Saka Bahari

Lambang Saka Bahari telah diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 158 Tahun 2011, Bab IX tentang Lambang, Bendera, Tanda Jabatan, Papan Nama, dan Stempel. Dalam Petunjuk Penyelenggaraan tersebut disebutkan bahwa lambang Saka Bahari dibuat dari kain, berbentuk segi lima beraturan dengan panjang sisi masing-masing 5 cm dan besar setiap sudutnya 1080.

Dalam lambang tersebut terdapat gambar dan warna yang meliputi :
  1. Bidang segi lima beraturan ini diberi gambar bingkai keliling berbentuk tali berpilin, selebar 3 mm, berwarna kuning emas. Panjang sisi luar bingkai tali ini masing-masing 4,5 cm. Di bagian luar bingkai tali ini diberi bingkai berwarna biru tua.
  2. Dasar bidang segi lima beraturan ini dibagi menjadi dua bagian oleh sebuah garis lurus mendatar, sehingga ada bagian atas dan bagian bawah, masing-masing setinggi setengah tinggi segi lima beraturan. Bagian atas berwarna biru langit (biru muda) dan bagian bawah berwarna biru tua (biru laut).
  3. Di tengah bidang segi lima beraturan ini terdapat gambar: 
    1. Sebuah jangkar berwarna kuning emas;
    2. Rantai yang melilit jangkar berwarna hitam;
    3. Dua buah silhoutte tunas kelapa berpasangan berwarna putih, yang menutup sebagian dari jangkar dan rantai tersebut diatas;
    4. Di bawah gambar jangkar terdapat gambar pita selebar 0,75 cm berwarna kuning emas, bertuliskan huruf kapital Saka Bahari berwarna merah.
Gambar selengkapnya adalah sebagai berikut :


Arti Lambang Saka Bahari

Arti lambang Saka Bahari bisa diuraikan dalam tiga bagian yang meliputi : arti gambar Saka Bahari, arti warna Saka Bahari, dan arti lambang Saka Bahari secara keseluruhan. Adapun arti gambar Saka Bahari adalah :

  1. Bentuk segi lima beraturan melambangkan falsafah bangsa Indonesia yaitu Pancasila.
  2. Tali melingkar melambangkan persatuan dan persaudaraan yang erat.
  3. Jangkar dan rantai melambangkan kegiatan kebaharian.
  4. Tunas kelapa berpasangan melambangkan Pramuka putra dan putri yang masih murni; disamping mempunyai makna seperti arti lambang Gerakan Pramuka pada umumnya.
  5. Pita yang melambai bertuliskan  SAKA BAHARI melambangkan kejayaan Saka Bahari.

Arti warna dalam lambang Saka Bahari adalah :
  1. Warna dasar biru muda dan biru tua melambangkan langit dan laut yang menggambarkan potensi bahari yang luas dan penuh harapan.
  2. Kuning emas menggambarkan keagungan dan kejayaan.
  3. Putih menggambarkan kesucian dan kemurnian.
  4. Merah menggambarkan keberanian.
  5. Hitam menggambarkan kedalaman laut, ilmu dan keabadian.

Dari arti gambar dan warna sebagaimana tersebut di atas, secara keseluruhan lambang Saka Bahari mengandung arti bahwa dengan menghayati dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupannya sehari-hari anggota Saka Bahari menyadari akan tanggung jawabnya sebagai tunas harapan bangsa, berusaha meningkatkan ilmu, kecakapan dan kemampuannya memanfaatkan, melestarikan / mengabadikan potensi bahari serta membina jiwa kebaharian warisan nenek moyang bangsa Indonesia menjadikan laut sebagai alat pembinaan rasa persatuan dan kesatuan bangsa, membina keberanian untuk menghadapi segala tantangan, demi abadinya kejayaan keagungan dan kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia.

Pemakaian Lambang Saka Bahari


  1. Lambang Satuan Karya Pramuka Bahari dikenakan atau dipakai pada waktu mengikuti kegiatan kepramukaan dan selama yang bersangkutan masih aktif sebagai anggota Saka Bahari.
  2. Lambang Saka Bahari ditempatkan pada lengan baju sebelah kiri, kira-kira 3 cm di bawah jahitan pundak bahu, sedangkan pada lengan baju kanan ditempatkan tanda lokasi, dipasang sekitar 4 cm dari jahitan baju.
  3. Lambang Saka Bahari dipakai oleh anggota Saka Bahari, Dewan Saka Bahari, Pamong Saka Bahari, Instruktur Saka Bahari, Pimpinan Saka Bahari dan Majelis Pembimbing Saka Bahari.

Sunday, February 23, 2014

Bentuk dan Arti Lambang Saka Bhayangkara

Bentuk dan Arti Lambang Saka Bhayangkara

Bentuk dan arti lambang Saka Bhayangkara tentu bukan hal yang asing bagi setiap anggota Satuan Karya Pramuka Bhayangkara. Sebagai seorang anggota, pengenalan akan bentuk lambang Saka Bhayangkara beserta arti kiasan yang dikandungnya menjadi pengetahuan dasar yang harus dikuasai. Namun bagi yang belum mengetahuinya, jangan khawatir Blog Materi Pramuka ini akan membahasnya.

Terkait dengan lambang Saka Bhayangkara lengkap dengar arti yang terkandungnya dijabarkan dalam Keputusan Kwarnas Nomor 159 Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Bhayangkara. (klik untuk : Baca dan Download PP Saka Bayangkara). Penjelasannya dapat ditemukan di Bab X tentang Lambang, Bendera, Tanda Jabatan, Papan Nama, dan Stempel.

Saka Bhayangkara sendiri merupakan salah satu Satuan Karya Pramuka yang bersifat Nasional. Pembentukan dan pembinaan Saka Bhayangkara dilaksanakan melalui kerja sama antara Gerakan Pramuka dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Karena itu, lambang Satuan karya Pramuka ini bisa dibilang identik dengan kepolisian. Di samping Saka Bhayangkara terdapat berbagai Saka lainnya semisal Saka Bahari, Saka Bhakti Husada, Saka Dirgantara, Saka Taruna Bumi, Saka, Kalpataru, Saka Kencana, Saka Pariwisata, Saka Wira Kartika, Saka Widya Budaya Bakti, dan Saka Wanabakti.

saka bhayangkara
Anggota Saka Bhayangkara dengan lambang sakanya

Bentuk Lambang Saka Bhayangkara

Lambang Satuan Karya Pramuka Bhayangkara berbentuk segi lima beraturan. Masing-masing sisi berukuran panjang 5 cm. Dalam lambang tersebut termuat gambar-gambar yang meliputi:
  1. Perisai dengan ukuran : sisi atas 3,5 cm, sisi miring atas kanan dan kiri masing-masing 1 cm, garis tegak tinggi 8 cm, dan garis tegak mendatar 8 cm.
  2. Bintang tiga dengan garis tengah masing-masing 0,5 cm.
  3. Obor dengan tangkai setinggi 1,5 cm dan nyala api setinggi 1 cm.
  4. Gambar lambang Gerakan Pramuka yang berupa sepasang tunas kelapa yang simetris dengan ukuran garis tengah 1 cm, tinggi tunas 2 cm, dan panjang akar 0,5 cm.
  5. Tulisan "SAKA BHAYANGKARA" dengan huruf kapital.
Warna-warna dalam lambang Saka Bhayangkara , meliputi:
  1. Warna dasar : merah
  2. Warna dasar perisai bagian atas : kuning sedangkan bagian bawah : hitam.
  3. Warna tunas kelapa : kuning tua
  4. Warna obor : nyala api (merah), tangkai obor bagian bawah (putih), dan tangkai obor bagian atas (hitam dengan garis putih di tengahnya).
  5. Warna tiga bintang : kuning tua
  6. Warna tulisan : hitam
  7. Warna bingkai : hitam
Lambang Saka Bhayangkara
Lambang Saka Bhayangkara

Arti Kiasan Lambang Saka Bhayangkara

Setelah mengetahui bentuk, sekarang kita simak arti kiasan yang terkandung dalam lambang Satuan Karya Pramuka Bhayangkara. Arti lambang Saka Bhayangkara sebagaimana tertulis dalam Bab X Poin 1f PP Saka Bhayangkara adalah :
  1. Bentuk segi lima melambangkan falsafah Pancasila.
  2. Bintang tiga dan perisai melambangkan Tribrata dan Catur Prasetya sebagai Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  3. Obor melambangkan sumber terang sejati.
  4. Api yang cahanya menjulang tiga bagian melambangkan Triwikrama (tiga pancaran cahaya) yaitu :
    • Kesadaran;
    • Kewaspadaan (Kawaskitaan);
    • Kebijaksanaan.
  5. Tunas Kelapa menggambarkan Lambang Gerakan Pramuka dengan segala arti kiasannya.
  6. Keseluruhan Lambang Saka Bhayangkara mencerminkan sikap perilaku dan perbuatan anggota Saka Bhayangkara yang aktif berperan serta membantu usaha memelihara dan membina tertib hukum dan ketentraman masyarakat, guna mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, yang mampu menunjang keberhasilan pembangunan, serta mampu menjamin tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pemakaian Lambang Saka Bhayangkara

  1. Tanda Saka Bhayangkara dipakai oleh anggota Saka Bhayangkara, Dewan Saka Bhayangkara, Pemimpin dan Wakil Pemimpin Krida, Pamong Saka Bhayangkara, 
  2. Instruktur Saka Bhayangkara, Pimpinan Saka Bhayangkara dan Majelis Pembimbing Saka Bhayangkara.
  3. Tanda Saka Bhayangkara dikenakan/dipakai pada waktu mengikuti kegiatan kepramukaan, dan selama yang bersangkutan masih aktif sebagai anggota Saka Bhayangkara.
  4. Tanda Saka Bhayangkara ditempatkan pada lengan baju seragam pramuka sebelah kiri sedangkan pada lengan baju sebelah kanan ditempatkan tanda lokasi.
Itulah sedikit tentang bentuk, arti kiasan, dan penggunaan (pemakaian) lambang Saka (Satuan Karya Pramuka) Bhayangkara.