Monday, May 29, 2023

Bentuk dan Arti Lambang Kwarda Maluku Utara

Bentuk dan Arti Lambang Kwarda Maluku Utara

Melengkapi seri artikel tentang arti kiasan lambang Kwartir Daerah Pramuka, kali ini Pramukaria akan membahas bentuk dan arti lambang Kwarda Maluku Utara.


Sebagaimana Kwartir Daerah lainnya di Indonesia, Kwarda Maluku Utara pun memiliki lambang, bagde, atau lencana daerah. Lencana daerah merupakan tanda satuan, tanda pengenal yang menunjukkan wilayah anggota pramuka tinggal, yaitu Maluku Utara. selain itu bagde ini, dengan segala makna dan arti kiasan yang terkandung di dalamnya, mencirikan aspirasi, semangat, dan cita-cita para pramuka di provinsi Maluku Utara.


Maluku Utara merupakan sebuah provinsi hasil pemekaran dari Provinsi Maluku dan terbentuk pada 4 Oktober 1999, berdasarkan UU RI Nomor 46 Tahun 1999 dan UU RI Nomor Tahun 2003. Maluku Utara beribu kota di Sofifi.


Dalam sistem administrasi Gerakan Pramuka, Maluku Utara merupakan kwartir daerah ke-27. Baca: Daftar Kode Kwartir Daerah Se Indonesia


Lambang Kwarda Maluku Utara


Bentuk Lambang Kwarda Maluku Utara


Lambang atau lencana Kwartir daerah Maluku Utara berbentuk perisai segi lima dengan tulisan Maluku Utara di bagian atasnya. Perisai ini memiliki warna dasar hijau dengan warna putih di bagian atasnya.


Di dalamnya terdapat berbagai ikon dan gambar yang meliputi bintang segi lima berwarna kuning garis melengkung (putih), empat gunung (putih), lima butir buah pala, lima butir buah cengkeh, laut (biru tua), dan gelombang. Juga gambar pita putih bertuliskan kalimat "Marimoi Ngone Futuru" tulisan angka "1999", tunas kelapa, dan sepasang senjata ngana-ngana dan salawaku.


Warna dalam logo Kwarda Maluku Utara meliputi hijau, merah, kuning, biru muda, biru tua, putih, cokelat, dan hitam.


Baca: Arti Lambang Kwarda Kalimantan Timur


Arti dan Makna Lambang Kwarda Maluku Utara


Sebagai bentuk aspirasi, semangat, dan cita-cita, setiap lambang pasti memiliki arti dan makna yang terkandung di dalamnya. Demikian juga dengan lambang Kwarda Maluku Utara ini.


Serangkaian makna kiasan terkandung dalam badge Kwarda Maluku Utara. Makna dan arti kiasan itu antara lain adalah:


  1. Perisai, memiliki arti alat perlindungan sekaligus wadah tempat berkegiatan bagi semua anggota Pramuka di wilayah Provinsi Maluku Utara.
  2. Tulisan Maluku Utara, memiliki arti sebagai nama wilayah yaitu Kwartir Daerah dan Provinsi Maluku Utara.
  3. Bintang segi lima, memiliki makna falsafah Pancasila sekaligus melambangkan Ketuhanan yang Maha Esa.
  4. Garis putih melengkung, memiliki makna bahwa Maluku Utara merupakan salah satu daerah yang wilayahnya dilalui oleh garis khatulistiwa.
  5. Buah pala dan cengkih, melambangkan bahwa pala dan cengkih merupakan komoditas asli Maluku Utara yang telah terkenal sejak dahulu kala. Buah pala dan cengkih yang masing-masing terdiri atas 5 butir melambangkan Dasadarma Pramuka.
  6. Gunung, melambangkan kekayaan hasil hutan yang melimpah. Gunung yang berjumlah empat buah juga memiliki makna "Moloku Kie Raha" (Kesultanan Empat Gunung), yaitu bersatunya empat Kesultanan (Kerajaan) yang ada di wilayah Maluku Utara yaitu Kesultanan Bacan, Tidore, Ternate, dan Jailolo.
  7. Gelombang berwarna putih, memiliki makna kesucian anggota Pramuka yang setia memegang janji dan ketentuan moral (Kode Kehormatan Pramuka) yakni trisatya dan dasadarma.
  8. Tunas Kelapa bermakna lambang Gerakan Pramuka dengan semua arti kiasan yang terkandung di dalamnya.
  9. Laut, melambangkan persatuan dan kesatuan. Juga melambangkan wilayah Maluku Utara yang terdiri atas pulau-pulau yang dipersatukan oleh laut.
  10. Pita melengkung dengan tulisan "Marimoi Ngone Futuru" merupakan semboyan Maluku Utara yang berarti "Bersatu Kita Teguh".
  11. Ngana-ngana dan Salawaku, merupakan  sepasang senjata tradisional berupa parang dari daun woka dan perisai dari kayu.
  12. Tulisan angka "1999", melambangkan tahun berdirinya Provinsi Maluku Utara.


Secara keseluruhan gambar pada lambang Kwarda Maluku Utara membentuk lingkaran. Ini memiliki makna kesatuan yang tidak terpisahkan yang saling bahu membahu dan gotong royong.

lambang Kwartir Daerah, termasuk bagde Kwarda Maluku Utara ini bukan sekedar salah satu atribut pramuka yang harus dikenakan di pakaian saja. Tetapi dengan makna dan kiasan yang terkandung di dalamnya menyiratkan aspirasi, semangat, dan cita-cita setiap anggota Pramuka di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

Dengan memahami bentuk dan arti lambang Kwarda Maluku Utara tersebut akan semakin memantapkan semangat para Pramuka di Maluku Utara dalam belajar, berlatih, dan mengabdi untuk kemajuan Maluku Utara dan Indonesia.

Monday, April 10, 2023

Arti Kiasan Lambang Kwartir Daerah Sumatera Selatan

Arti Kiasan Lambang Kwartir Daerah Sumatera Selatan

Arti kiasan lambang Kwartir Daerah Sumatera Selatan merupakan lambang Kwarda Sumatera selatan beserta arti kiasan yang terkandung di dalam lencana daerah ini. Setiap lambang Kwarda tentunya diciptakan berdasarkan ciri khas, aspirasi, semangat, dan cita-cita anggota pramuka di Kwartir Daerah tersebut. Termasuk arti lambang Kwarda Sumatera Selatan.


Lambang Kwartir Daerah dipasang juga pada pakaian seragam pramuka sebagai lencana daerah yang merupakan bagian dari Tanda Satuan Gerakan Pramuka dalam sistem Tanda Pengenal Gerakan Pramuka. Pemasangannya pada lengan baju sebelah kanan.


Kwartir Daerah Sumatera Selatan sendiri merupakan salah satu kwartir daerah yang terdapat di pulau Sumatera. Dalam sistem administrasi Gerakan Pramuka, Kwarda ini diberi kode dengan angka 05 (V). Baca: Daftar Kode Kwartir Daerah Se Indonesia


Arti Lambang Kwarda Sumatera Selatan

Kwarda yang terdiri atas 17 Kwartir Cabang ini memiliki lambang lencana daerah yang didominasi warna kuning, putih, hijau, dan biru laut. Baca: Daftar Nomor Kode Kwartir Cabang se Sumatera Selatan


Menurut sejarahnya, lambang Kwarda Sumatera Selatan diciptakan oleh Kak R. Soetarto Amidjojo (Kak Jenggot) pada tahun 1963.


Bentuk Lambang Kwarda Sumatera Selatan


Seperti lambang Kwarda lainnya, lambang atau lencana daerah Kwarda Sumatera Selatan berbentuk perisai. Di bagian atasnya tertulis nama kwartir daerah, Sumatera Selatan, berwarna merah dengan dasar warna kuning.


Di bagian bawahnya terdapat gambar gunung berwarna hijau yang menggambarkan Pegunungan Bukit Barisan yang melintasi Sumatera Selatan. Terdapat juga gambar jembatan berwarna putih dengan dua menara tinggi yang menunjukkan keberadaan Jembatan Ampera yang melintasi di atas Sungai Musi.


8 garis sejajar berwarna biru yang melambangkan Sungai Musi atau Batanghari Sembilan, yaitu 8 sungai besar yang bermuara di Sungai Musi. Kedelapan sungai tersebut meliputi Sungai Komering, Sungai Rawas, Sungai Leko, Sungai Lakitan, Sungai Kelingi, Sungai Lematang, Sungai Rupit, dan Sungai Ogan.


Gambar api dasa darma dengan 10 lidah api berwarna merah di kanan dan kiri lambang dengan bagian bawah yang menyatu dan membentuk tiga lidah api kecil yang melambangkan tri satya.


Gambar tunas kelapa berwarna putih sebagai lambang Gerakan Pramuka.


Baca Juga: Daftar Ketua Kwartir Daerah se Indonesia


Gambar lambang Kwarda Sumatera Selatan adalah sebagai berikut.


Lambang Kwarda Sumatera Selatan

Arti dan Makna Lambang Kwarda Sumatera Selatan


Keseluruhan gambar lencana daerah Kwarda Sumatera Selatan, baik ornamen (obyek) dan warna di dalamnya mengandung arti dan makna khusus sebagai perwujudan semangat, aspirasi, dan cita-cita pramuka Sumatera Selatan.


Arti dan makna kiasan yang terkandung dalam lambang Kwarda Sumatera Selatan adalah sebagai berikut:

  • Perisai melambangkan sebagai pertahanan diri dan perlindungan serta sebagai alat penangkis dari berbagai ancaman.
  • Bukit berwarna hijau, menggambarkan deretan Pegunungan Bukit Barisan yang melintasi Sumatera Selatan sekaligus bermakna kesuburan tanah Sumatera selatan yang menjadi kekuatan utama bagi masyarakat dalam berbakti kepada nusa bangsa dan tanah air.
  • 8 garis sejajar yang melambang Sungai Batanghari yang mengalir ke semua pelosok Sumatera Selatan memiliki makna kemakmuran warga Sumatera Selatan sekaligus irama yang dinamis dan senada yang menyatu padu dalam derap langkah memesona.
  • Jembatan Ampera dengan dua menara yang berdiri tegak dan kokoh bermakna sebagai sarana untuk mebapai tujuan dan cita-cita yang luhur.
  • Tunas kelapa atau cikal sebagai lambang Gerakan Pramuka dengan kesemua arti kiasannya. Baca: Arti Kiasan Lambang Gerakan Pramuka.
  • 10 Lidah Api Dasadarma melambangkan satya darma pramuka dan trisatya sebagai kode kehormatan Gerakan Pramuka.

Sedang untuk warna-warna dalam lambang Kwartir Daerah Sumatera Selatan memiliki arti kiasan:
  • Kuning, melambangkan kejayaan dan kebesaran
  • Hijau, melambangkan kesuburan, perlindungan, dan ketentraman
  • Putih, melambangkan kesudian, kebersihan, kepolosan, dan kebenaran
  • Biru Laut, melambangkan kemantapan, kewaspadaan, dan ketenangan
  • Merah, melambangkan keberanian dan patriotisme

Baca Juga:

Dengan memahami makna dan arti kiasan lambang Kwarda Sumatera Selatan bisa menjadi inspirasi dan semangat bagi setiap pramuka di Sumatera selatan untuk senantiasa teguh menjaga dan melestarikan semangat jiwa kepemimpinan dan kepahlawanan yang pantang menyerah. Tangguh, selalu siap sedia, dan suka rela berbakti dan mengabdi demi kepentingan nusa bangsa dan tanah air, Indonesia.

Monday, August 11, 2014

Arti Kiasan Lambang Kwarda Sulawesi Selatan

Arti Kiasan Lambang Kwarda Sulawesi Selatan

Arti kiasan lambang Kwartir Daerah Sulawesi Selatan melengkapi seri artikel tentang lambang-lambang Kwartir Daerah Gerakan Pramuka beserta makna dan arti kiasannya. Lambang atau logo kwarda Sulawesi Selatan, sebagaimana lambang kwarda lainnya tentu disusun lengkap beserta arti dan makna kiasannya sebagai cerminan aspirasi, semangat, dan cita-cita para pramuka di provinsi Sulawesi Selatan.

Lambang atau logo tersebut juga berfungsi sebagai lencana daerah atau bagde. Bagde ini selain memiliki nilai pendidikan pun menjadi salah satu bagian tanda pengenal dalam Gerakan Pramuka yaitu sebagai tanda satuan. Sebagai tanda satuan, lambang kwartir daerah Sulawesi Selatan dipasang di lengan pakaian pramuka sebelah kanan. Pemakai bagde ini menunjukkan kwartir daerah seorang anggota bergabung, yaitu kwartir daerah Sulawesi Selatan.

pramuka sulawesi selatan
Pramuka dan lambang kwarda Sulawesi Selatan


Saturday, April 5, 2014

Arti Lambang Kwarda Kalimantan Timur

Arti Lambang Kwarda Kalimantan Timur

Arti lambang kwarda Kalimantan Timur sebagaimana kwartir daerah lainnya memiliki makna dan arti kiasan. Lambang atau logo kwarda Kalimantan Timur ini mencerminkan aspirasi dan cita-cita pramuka se Kwartir Daerah Kalimantan Timur.

Sebagaimana diketahui, setiap kwartir daerah Gerakan Pramuka memiliki lambang atau logo kwarda, disebut juga sebagai lencana daerah. Lambang ini merupakan salah satu bagian dari tanda satuan dalam sistem tanda pengenal Gerakan Pramuka. Sebagai tanda pengenal satuan, salah satu fungsi lambang kwarda adalah sebagai penanda lokasi atau kwartir daerah seorang anggota pramuka bergabung. Pemakai tanda kwarda Kalimantan Timur berarti anggota pramuka yang tergabung di kwarda Kalimantan Timur.

Selain sebagai penanda lokasi, lambang atau lencana daerah pun memiliki fungsi pendidikan. Salah satunya adalah sebagai cerminan atas semangat, aspirasi, dan cita-cita anggota pramuka di kwartir daerah tersebut. Pun demikian dengan logo Kwartir Daerah Kalimantan Timur. Fungsi tersebut dapat dilihat dari arti lambang kwarda Kalimantan Timur.


pramuka kalimantan timur


Bentuk Lambang Kwartir Daerah Kalimantan Timur

Lambang kwartir daerah Kalimantan Timur telah mengalami perubahan. lambang yang saat ini digunakan adalah hasil rancanga Kak Supriyatna yang telah digunakan sejak Nopember 1992. Pemberlakuannya didasarkan pada Surat Keputusan Kwartir Daerah Nomor : 27 Tahun 1992.

Lambang ini berbentuk perisai dengan sisi lurus mendatar sepanjang 6 cm dan panjang garis tinggi 8 cm. Jari-jari kelengkungan 4,2 cm dengan pusat kelengkungan berjarak 4 cm dari sisi mendatar dan 1,8 cm dari sisi kiri dan kanan.

Lambang kwarda Kalimantan Timur didominasi oleh warna dasar hijau dengan gambar hewan pesut berwarna putih, tunas kelapa berwarna merah, bintang berwarna kuning, dan tiga garis bergelombang berwarna putih. Di bagian atas terdapat tulisan "Kalimantan Timur" dengan warna merah di atas dasar berwarna putih. Perisainya diberikan bingkai berwarna hitam.

Lambang Kwarda Kalimantan Timur

Arti Kiasan Lambang Kwarda Kalimantan Timur

Warna-warna dalam lambang kwarda Kalimantan Timur mengandung arti kiasan, yaitu :
  1. Warna Hijau berarti kesuburan dan kekayaan alam. 
  2. Warna Hitam berarti kekuatan, kekokohan dan ketangguhan. 
  3. Warna Kuning berarti kemuliaan, keagungan dan kejayaan bangsa. 
  4. Warna Merah berarti semangat perjuangan yang menyala. 
  5. Warna Putih berarti kesucian hati, keindahan perasaan, budi pekerti yang luhur dan moral yang tinggi. 
Selain pada warna, gambar-gambar dalam lambang kwartir daerah Kalimantan Timur pun mengandung makna kiasan, yaitu :
  1. Perisai berwarna hijau berbingkai hitam berarti satu kesatuan kekuatan yang kokoh yang terdapat di bumi Kalimantan Timur. 
  2. Bintang berwarna kuning pada bagian atas berarti tingginya nilai-nilai ketuhanan dan kehidupan agamis yang ada di Kalimantan Timur. 
  3. Pita (di bagian atas) mengandung arti ruang lingkup suatu rumpun, yang merupakan wadah berhimpun menggalang persatuan dan persaudaraan bagi pramuka.
  4. Tulisan KALIMANTAN TIMUR berarti wadah atau wilayah berhimpun, yakni Kalimantan Timur. 
  5. Silhouete tunas kelapa berwarna merah berarti keberadaan Gerakan Pramuka tumbuh dan berkembang di daerah Kalimantan Timur. 
  6. Silhouete ikan Pesut Mahakam sebagai satu diantara kekayaan alam yang hanya terdapat di Kalimantan Timur, berarti adanya suatu keunikan dan ciri khas tersendiri, yakni adat istiadat dan kebudayaan daerah Kalimantan Timur. 
  7. garis bergelombang tiga ruas, melambangkan sungai-sungai yang juga merupakan kekayaan alam sekaligus kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur, mempunyai makna selalu bergerak dinamis yang dilandasi dengan Kode Kehormatan (Tri Satya) Gerakan Pramuka.
Itulah bentuk dan arti kiasan yang trdapat dalam lambang kwartir daerah Kalimantan Timur. Lambang tersebut selai sebagai penanda lokasi juga mengandung nilai-nilai, semangat, aspirasi, dan cita-cita pramuka Kalimantan Timur.

Tuesday, February 11, 2014

Arti Kiasan Lambang (Badge) Kwarda Jawa Timur

Arti Kiasan Lambang (Badge) Kwarda Jawa Timur

Arti kiasan lambang (badge) Pramuka Kwarda Jawa Timur ini melengkapi artikel sebelumnya tentang arti kiasan lambang kwarda Jawa Tengah dan arti kiasan logo kwarda Jawa Barat. Sebagaimana diketahui, setiap kwartir daerah Geralkan Pramuka di Indonesia memiliki logo, lambang, atau lencana masing-masing. Logo-logo tersebut mengandung makna atau arti kiasan yang menyiratkan aspirasi, semangat, dan cita-cita pramuka di kawrtir daerah tersebut.

Lambang kwartir daerah yang disebut juga sebagai lencana wilayah atau badge kwarda merupakan salah satu tanda satuan bagian dari tanda pengenal dalam Gerakan Pramuka. Penggunaannya dimaksudkan sebagai penanda lokasi, wilayah, atau kwartir daerah tempat seorang anggota pramuka bergabung. Sehingga seorang pramuka yang mengenakan bagde Jawa Timur dapat dipastikan merupakan anggota Gerakan Pramuka yang terdaftar atau berdomisili di wilayah Jawa Timur.

Selain digunakan sebagai bagian dari kelengkapan organisasi kwartir daerah, logo, lambang, lencana, atau badge kwarda di pasang juga di pakaian seragam pramuka. Baik pada anggota pramuka putri maupun putra, badge ini dipasang di lengan baju sebelah kanan di bawah pita kwartir cabang (pita lokasi kwarcab) dan pita nomor gugusdepan. Hal yang sama berlaku pada logo, lambang, lencana, atau badge kwarda Jawa Timur.

pramuka kwarda jawa timur
Anggota Pramuka kwarda Jawa Timur

Bentuk Logo Pramuka Kwartir Daerah Jawa Timur

Gambar logo, lambang, lencana, atau badge kwartir daerah Jawa Timur berbentuk perisai bersisi lima. Pada bagian atasnya terdapat tulisan "Jawa Timur" (dengan huruf kapital) berwarna merah dengan background putih. Di bawahnya terdapat sekumpulan gambar yang meliputi gunung, sepasang gapura candi, tugu pahlawan, tunas kelapa, gelombang laut, dan alun sungai.

Gambar selengkapnya dari lambang kwartir daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur adalah seperti berikut:

lambang (logo) kwarda Jawa Timur
Lambang (logo) kwarda Jawa Timur

Arti Kiasan Lambang Kwartir Daearh Jawa Timur

Sebagaimana telah disinggung di awal artikel, logo, badge, atau lambang kwartir daerah Gerakan Pramuka bukan sekedar sebagai penunjuk domisili keanggotaan seorang pramuka pada kwarda atau provinsi tertentu saja. Lambang ini pun menjadi media pendidikan bagi anggota pramuka. Serangkaian gambar tersebut memiliki makna dan arti kiasan yang melukiskan semangat, aspirasi, dan cita-cita anggota pramuka. Pun pada badge kwarda Jawa Timur.

Makna dan arti kiasan dalam badge atau lambang kwarda Jawa Timur dapat diuraikan sebagai berikut:

Perisai:perisai lima sisi merupakan simbol pancasila; melambangkan pramuka Jawa Timur dengan berpedoman pancasila siap menghadapi berbagai tantangan dan ancaman.
Tulisan Jawa Timur:melambangkan kebulatan tekad dan jiwa pemberani pramuka Jawa Timur
Tugu Pahlawan:Tugu pahlawan dengan sepuluh bagian bangunan berdiri tegak melambangkan keteguhan semangat pahlawan yang sekaligus melambangkan dasadarma.
Gapura:Gapura bersisi dua dengan tiga tingkat melambangkan Candi Bentar sebagai bukti kejayaan Jawa Timur sejak masa silam. Gapura Bentar melambangkan kejuangan pramuka Jawa Timur.  
Sepasang Gapura:melambangkan pramuka putera-puteri sekaligus dwisatya dan dwidharma (kode kehormatan siaga).
Gapura bertingkat tiga:melambangkan Tri Satya. 
Gunung:menggambarkan topografi Jawa Timur dengan banyak gunung tinggi yang melambangkan cita – cita tinggi Pramuka Jawa Timur.
Gunung menggambarkan tanah yang subur dan kaya yang melambang pramuka Jawa Timur memiliki potensi tinggi, dan melambangkan cinta tanah air
Gelombang Samudera dan alun sungai:Gelombang samudera menunjukkan Jawa Timur yang dikelilingi lautan dan alun (ombak kecik) sungai menunjukkan sungai-sungai di Jawa Timur. Keduanya melambangkan pramuka Jawa Timur memiliki wawasan luas dan semangat pengabdian yang tinggi serta bermanfaat bagi kemajuan masyarakat. 
Tunas Kelapa:melambangkan tekad tunggal pramuka sebagai penerus perjuangan bangsa yang berguna dalam situasi apapun dalam pembangunan juga dalam mencapai tujuan nasional.
Arti Kiasan warna

Warna Kuning:melambangkan kebebasan, kegairahan, kegembiraan, kedinamisan, sifat trengginas, dan kemakmuran.
Warna Biru:melambangkan kesetiaan, keikhlasan, ketenangan, dan kesukarelaan dalam mengabdi kepada ibu pertiwi.
Warna Hitam:melambangkan kekuatan, kewibawaan, sifat tatag, tangguh dan tanggon.
Warna Hijau:melambangkan kesuburan, kesegaran, ketenteraman, kemakmuran, kedamaian, sifat kematangan jiwa dan kesabaran.
Warna Merah:melambangkan keberanian, kebulatan tekad untuk menempuh rintangan dan halangan.
Warna Putih:melambangkan kesucian. 




Secara keseluruhan lambang kwartir daerah Jawa Timur melambangkan watak khas Pramuka Jawa Timur yang patriotik, tangguh, tanggon, trampil, dan trenggrinas, berjiwa Pancasila dengan berpegang teguh pada Satya dan Darma Pramuka, siap mengabdi kepada nusa dan bangsa pada umumnya dan Jawa Timur pada khususnya, menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

Itulah arti kiasan yang terkandung dalam logo atau lambang kwartir daerah Jawa Timur.

Thursday, January 9, 2014

Arti Kiasan Badge (Lencana) Kwarda Jawa Barat

Arti Kiasan Badge (Lencana) Kwarda Jawa Barat

Arti kiasan badge (lencana) kwarda Jawa Barat. Sebagaimana badge kwartir daerah Jawa Tengah dan kwarda lainnya se Indonesia, lencana wilayah atau lambang kwarda Pramuka Jawa Barat pun mempunyai makna kiasan. Makna atau arti kiasan ini menggambarkan aspirasi, semangat, dan cita-cita pramuka Jawa Barat. Mengingat pentingnya, tentu arti kiasan ini perlu diketahui oleh segenap anggota Gerakan Pramuka terutama yang berdomisili di wilayah Jawa Barat.

Sebagai mana diketahui, lencana wilayah atau badge kwartir daerah merupakan salah satu tanda satuan sebagai bagian dari tanda pengenal dalam Gerakan Pramuka. Penggunaannya selain sebagai alat pendidikan (dengan makna kiasan yang terkandung di dalamnya) juga dimaksudkan sebagai tanda pengenal satuan yang dapat menunjukkan suatu lokasi, wilayah atau kwartir daerah tempat seorang pramuka tergabung. Demikian juga dengan lencana kwartir daerah Jawa Barat. Pramuka yang mengenakan tanda satuan ini berarti anggota pramuka yang tinggal dan terdaftar di kwartir daerah Jawa Barat.

Pemasangan logo atau tanda satuan lencana daerah pada pakaian seragam pramuka adalah di lengan baju sebelah kanan. Letaknya di bawah tanda lokasi (pita wilayah) kwartir cabang dan pita nomor gugusdepan. Baik pada anggota Gerakan Pramuka putra maupun putri bentuk, cara, dan lokasi pemasangannya adalah sama. Khusus bagi anggota pramuka golongan siaga, penggalang, penegak, dan pandega yang telah menyelesaikan Syarat Kecakapan Khusus (SKK), di bawah badge kwarda dapat diletakkan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) maksimal lima buah.

pramuka Jawa Barat - pramukaria
Anggota pramuka kwarda Jawa Barat. Foto: Grup FB INFO PRAMUKA JABAR

Bentuk Lambang Kwartir Daerah Jawa Barat

Logo, lambang atau badge kwartir daerah Jawa Barat berbentuk perisai segi lima dengan warna dasar kuning. Di bagian atas lambang terdapat tulisan "JAWA BARAT" berwarna merah pada dasar berwarna putih. Di bawahnya terdapat berbagai gambar meliputi gedung sate, sepasang kitri, lingkaran putih hitam, dan pita dengan tulisan "Gemah Ripah Repeh Rapih". Masing-masing gambar tersebut mempunyai makna (arti) kiasan yang selanjutnya akan disampaikan.

Adapun bentuk gambar lambang, badge, atau lencana kwartir Gerakan Pramuka Jawa Barat adalah sebagai berikut:


Arti atau Makna Kiasan Lencana Kwarda Jawa Barat

Sebagaimana di sampaikan di awal artikel, lencana daerah, badge kwartir daerah, lambang atau logo kwarda Jawa Barat ini tidak sekedar menunjukkan pemakainya terdaftar sebagai anggota pramuka Jawa Barat belaka. Namun lambang ini juga mempunyai makna atau arti kiasan sebagai media pendidikan bagi pemakaianya. Makna ini menyiratkan aspirasi, semangat, dan cita-cita segenap anggota Gerakan Pramuka Jawa Barat.

Arti kiasan yang terkandung dalam lambang kwartir daerah Jawa Barat adalah sebagai berikut:

Tameng : melambangkan benteng diri yang tangguh, menunjukkan ketahanan dan kekuatan
Gedung Sate : melambangkan pusat pembangunan Jawa Barat
Tusuk Sate : melambangkan Tujuan Pendidikan Kepramukaan; yaitu menjadikan manusia seutuhnya menjadi manusia Pancasila
Atap atas berjumlah 3 (Tiga) lapis : menunjukkan Tri Satya Pramuka
Atap pada bagian bawah yang berjumlah 2 (dua) bagian kiri dan kanan : menunjukkan fungsi Pembina dan Majelis Pembimbing
Jendela Atas yang berjumlah 4 (empat) dan bawah 6 (enam) jadi berjumlah 10 (Sepuluh) buah : menunjukkan Dasa Dharma Pramuka
Tangga yang berjumlah 4 (empat) : menunjukkan kelompok peserta didik; Siaga, Penggalang, Penegek dan Pandega
Dua buah kitri : menunjukkan Pramuka Putra dan Putri, masing-masing kitri mempunyai inti berbentuk bulat, menunjukkan satu pribadi yang sempurna dan perlu upaya pendidikan
Akar panjang yang menusuk tanah : menunjukkan Gerakan Pendidikan Pramuka memungkinkan Sumber Daya Pramuka yang kokoh, tahan dan kuat
Lingkaran atas yang berwarna putih : melambangkan peserta didik pada awal pendidikan dalam Gerakan Pramuka baik Putra maupun Putri
Lingkaran bagian bawah berwarna hitam : melambangkan unsur pendidikan di lingkungan Gerakan Pramuka
Pita/tali : melambangkan pengikat kesatuan arah dalam Pendidikan Pramuka
Arti Kiasan warna
Warna Putih : melambangkan keterbukaan, mental pendidikan dan pembangunan, memberikan dukungan dan keyakinan akan pentingnya hasil pendidikan dan pembangunan
Warna Kuning : menunjukkan sifat agung, berderajat mulia dari arah pendidikan yang diharapkan
Warna Hitam : merupakan lambang pembinaan
Warna Hijau : menujukkan Jawa Barat makmur dan subur yang memberikan jaminan dan kemampuan pada pendidikan
Warna Merah : melambangkan keberanian dalam bersikap dan bertindak

Video Animasi Arti Lambang Kwarda Jawa Barat


Tonton video berikut ini


Para pramuka, terutama anggota Gerakan Pramuka Jawa Barat, itulah bentuk, gambar, arti, dan makna kiasan lambang kwarda Jawa Barat, serta cara mengenakannya dalam pakaian seragam pramuka. Semoga mampu memberikan inspirasi, semangat, dan memotivasi kita semua.

Wednesday, December 25, 2013

Arti Badge (Lencana) Kwartir Daerah Jawa Tengah

Arti Badge (Lencana) Kwartir Daerah Jawa Tengah

Arti badge (lencana) Kwartir Daerah Jawa Tengah. Badge atau logo atau lambang atau lencana Kwartir Daerah Jawa Tengah merupakan salah satu bagian dari tanda satuan dalam Gerakan Pramuka yang menyatakan lokasi atau kwartir daerah seorang anggota pramuka tersebut bergabung. Bukan sekedar mengandung makna lokasi, badge pun memiliki arti dan makna sesuai dengan aspirasi dan cita-cita pramuka di kwartir daerah tersebut.

Setiap Kwartir Daerah, di Indonesia terdapat 33 Kwartir Daerah, memiliki lencana wilayah atau yang secara umum sering disebut juga sebagai badge daerah, lambang kwarda, atau logo kwartir daerah. Sebagai salah satu dari tanda satuan dalam macam tanda pengenal Gerakan Pramuka, lencana kwartir daerah di pasang di baju seragam pramuka setiap pramuka yang bertempat tinggal di kwarda (provinsi tersebut). Pada seragam pramuka atribut ini dipasang di lengan baju sebelah kanan, di bawah tanda lokasi (pita wilayah) kwartir cabang dan pita nomor gugusdepan, baik pada anggota pramuka putra maupun putri.

Bagi anggota pramuka muda (siaga, penggalang, penegak, dan pandega) yang memiliki Tanda Kecakapan Khusus (TKK), sebanyak 5 TKK tersebut di pasang di bawah lencana wilayah atau badge daerah ini.

pramuka-jawa-tengah
Pramuka Penegak dengan badge Jawa Tengah

Bentuk Lencana Wilayah atau Badge Daerah Jawa Tengah

Lencana wilayah atau bagde daerah atau lambang kwartir daerah Jawa Tengah berbentuk perisai segi lima dengan warna dasar coklat muda. Di dalamnya terdapat gambar bintang segi lima, padi dan kapas, sepuluh lidah api berwarna merah, keris belekuk tiga, blencong (sumber api), stupa candi, cikal (tunas kelapa) dan tulisan "JAWA TENGAH". Lambang Kwartir Daerah atau bagde Jawa Tengah diciptakan oleh Kak Subagyo.

Bentuk dan gambar lencana wilayah atau bagde Kwartir Daerah Jawa Tengah adalah sebagai mana berikut ini:

Badge lambang pramuka Jawa Tengah
Badge atau lambang kwarda Jawa Tengah

Arti dan Makna Lencana Wilayah atau Badge Daerah Jawa Tengah

Sebagaimana disampaikan di awal artikel ini, lencana daerah, bagde daerah, lambang atau logo kwartir daerah Jawa Tengah ini bukan sekedar berfungsi menunjukkan lokasi kwartir daerah seorang pramuka bergabung saja. Namun lambang ini juga menyiratkan aspirasi, semangat, dan cita-cita segenap anggota Gerakan Pramuka di Jawa Tengah.

Adapun makna atau arti yang terkandung dalam lambang kwartir daerah Jawa Tengah adalah sebagai berikut:

Cokelat muda sebagai dasar lambang : Melambangkan keadilan dan kemakmuran masyarakat Jawa Tengah
Huruf Jawa Tengah berwarna merah : Melambangkan keberanian
Bintang segi 5 : Melambangkan kepemimpinan luhur berdasarkan Pancasila
Sepuluh lidah api berwarna merah : Melambangkan dasadarma yang akan dipertahankan secara bersama
Padi dan kapas : Melambangkan keadilan dan kemakmuran
Keris berlekuk 3 : Melambangkan Trisatya
Blencong / sumber api : Melambangkan sumber penerangan pada tingkah laku
Stupa : Melambangkan tingginya budaya Jawa Tengah
Cikal tunas kelapa : Melambangkan Pramuka sebagai cikal bakal bangsa Indonesia
Secara keseluruhan, lambang Kwartir Daerah Jawa Tengah mengandung arti dan makna Pramuka sebagai cikal bakal bangsa Indonesia akan melaksanakan darma baktinya dengan berpegang teguh pada trisatya dan dasadarma dengan tanpa meninggalkan kepribadiannya menuju masyarakat yang adil dan makmur.

Itulah bentuk, gambar, arti, dan makna badge atau lencana daerah Jawa Tengah. Dengan mengetahui makna dan arti yang terkandung di dalamnya, badge tersebut akan mampu memberikan motivasi, semangat, dan jiwa bagi setiap pemakainya. Dan bukan sekedar menjadi secarik kain yang menempel di lengan baju.