Friday, September 16, 2016

Pelantara VI Sail Selat Karimata Tahun 2016

Pelantara VI Sail Selat Karimata Tahun 2016

Kegiatan Pelantara atau Pelayaran Nusantara kembali akan digelar. Tahun 2016 ini adalah penyelenggaraan Pelantara VI yang pelaksanaannya sekaligus sebagai penunjang Sail Karimata Tahun 2016. Sehingga pertemuan pramuka penegak yang digelar oleh Saka Bahari dan Gerakan Pramuka memiliki nama resmi Pelantara VI Sail Karimata 2016.

Sesuai dengan Surat Edaran Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 0994-00-C tertanggal 23 Agustus 2016, Pelantara VI Sail Karimata 2016 akan dilaksanakan mulai tanggal 22 September hingga 17 Oktober 2016.

Pelantara menjadi kegiatan rutin tahunan yang digelar oleh Pimpinan Saka Bahari bekerja sama dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Pesertanya adalah pramuka penegak, terutama anggota Saka Bahari, perwakilan dari setiap Kwartir Daerah. Mereka akan diajak mengikuti pelayaran dengan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut.

Logo Pelantara VI Sail Karimata 2016.

Logo Pelantara VI Sail Karimata 2016

Dalam Pelantara VI ini rute yang akan ditempuh adalah Jakarta, Pulau Bangka, Pulau Bintan, Pulau Sekatung (Pulau Laut), Tanjung Datu, Pontianak, Kayong Utara, dan kembali ke Jakarta. Pelayan yang direncanakan menggunakan KRI Surabaya 591 ini memakan waktu hingga 27 hari (berlayar 20 hari dan sandar 7 hari). Di sela-sela pelayaran para peserta akan diajak berkemah di Tanjung Datu dan mengikuti puncak acara Sail Karimata di Desa Sukadana Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Baca Juga:



Selama kegiatan pelayan pun kan diisi dengan berbagai kegiatan, utamanya pengenalan kebaharian, penampilan seni budaya dari masing-masing kontingen, berbagai kegiatan bakti dan kirab di daerah-daerah yang disinggahi.

KRI Surabaya S91 yang bakal mengangkut para peserta Pelantara VI merupakan salah satu Kapal Perang milik TNI AL yang berjenis LDP (Landing Platform Dock). Kapal sepanjang 122 meter dan lebar 22 meter ini dibuat oelh Daesun Shipbuildings & Engineering Co. Ltd, Korea Selatan pada tahun 2005 dan mulai dioperasikan oleh TNI AL pada 2007 silam. Kapal dengan berat 7.300 ton ini mampu menampung 618 personel, 15 truk, 22 tank, 3 helipkoter tipe Mi-2/Bell, serta 2 unit sekoci.

Di sisi persenjaataan, kapal perang yang akan digunakan dalam Pelantara VI Tahun 2016 ini dipersenjatai dengan sebuah meriam Boffors 40 mm, empat pucuk meriam Oerlikon 20 mm serta dua pucuk senjata anti serangan udara.

KRI Surabaya 591

Sail Selat Karimata 2016

Jika pada Pelantara V Tahun 2015 berbarengan dengan Sail Tomini 2015 di Teluk Tomini, Sulawesi Tengah, maka Pelantara VI bersamaan dengan Sail Karimata 2016. Sail Karimata atau Sail Selat Karimata 2016 adalah kegiatan nasional yang dilaksanakan di empat provinsi yaitu Kepulauan Riau, Jambi, Bangka Belitong, dan Kalimantan Barat. Kegiatan yang digelar tanggal 17 Agustus s.d 15 Oktober 2016 tersebut puncak acaranya akan digelar di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat pada tanggal 15 Oktober 2016.

Tentu akan menjadi penagalaman yang tidak terlupakan bagi para penegak yang mengikuti Pelantara VI Sail Karimata 2016. Berkumpul dan berlayar bersama dengan 500-an penegak se-Indonesia, selama hampi satu bulan. So, selamat kepada para penegak yang berhasil lolos seleksi mengikuti Pelantara VI 2016. Bagi yang belum, jangan khawatir, tahun depan bisa jadi akan dilaksanakan Pelantara VII 2017.

Thursday, September 8, 2016

DP BBM Gambar Gerak Saka Bahari dan Bhayangkara

DP BBM Gambar Gerak Saka Bahari dan Bhayangkara

DP BBM gambar bergerak Saka Bahari dan Saka Bhayangkara ini melengkapi koleksi gambar DP BBM di blog pramukaria ini. Tentunya, DP BBM bertemakan Satuan Karya Pramuka ini sangat cocok jika digunakan oleh pramuka anggota Saka Bahari maupun Saka Bhayangkara.

Gambar bergerak ini juga akan cocok seumpama digunakan sebagai gambar animasi pelengkap presentasi seperti untuk power point dan flash.


Sebelumnya, blog pramukaria juga telah menerbitkan beberapa seri DP BBM gambar bergerak dengan bertemakan kepramukaan. Beberapa diantaranya dapat disimak di artikel:


1. DP BBM (Gambar Gerak) Saka Bahari


Display Picture Blackberry Messenger atau yang lebih dikenal sebagai DP BBM Satuan Karya Pramuka Bahari dibuat berdasarkan lambang Saka Bahari.

DP BBM sekaligus gambar gerak tersebut adalah sebagai berikut:


Silakan klik dan simpan gambar di atas untuk mendownload DP BBM Saka Bahari.

Saka Bahari sendiri merupakan salah satu Saka yang bersifat nasional yang memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kebaharian (kelautan). Saka Bahari biasanya dibentuk dan dibina melalui kerja sama antara Gerakan Pramuka dengan TNI Angkatan Laut.

Lambang Saka Bahari yang kali ini dimodifikasi menjadi DP BBM memiliki bentuk segilima beraturan dengan warna dasar biru tua dan biru muda. Di dalamnya terdapat gambar jangkar dan rantai, sepasang tunas kelapa yang merupakan lambang Gerakan Pramuka, pita bertuliskan 'Saka Bahari' serta tali yang melingkar.

2. DP BBM (Gambar Gerak) Saka Bhayangkara


DP BBM tentang Satuan Karya Pramuka Bahari dibuat berdasarkan lambang Satuan Karya Pramuka Bhayangkara.

DP BBM sekaligus gambar gerak tersebut adalah sebagai berikut:


Silakan klik dan simpan gambar di atas untuk mendownload DP BBM Saka Bhayangkara.

Saka Bhayangkara sendiri, seperti Saka Bahari, merupakan salah satu Satuan Karya Pramuka yang bersifat nasional. Saka ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kebhayangkaaraan bagi pramuka Penegak dan Pandega. Pembentukan dan pengelolaan Saka Bhayangkara didasarkan atas kerjasama antara Gerakan Pramuka dengan Kepolisian Republik Indonesia.

Lambang Saka Bhayangkara, yang kemudian dimodifikasi menjadi gambar bergerak dan DP BBM ini berbentuk segilima beraturan dengan warna dasar merah. Di dalamanya terdapat gambar perisai berwarna kuning hitam, tiga buah bintang, sepasang tunas kelapa, obor, dan tulisan "Saka Bhayangkara' berwarna hitam. Selengkapnya mengenai lambang ini baca artikel: Arti Lambang Saka Bhayangkara.

Kedua gambar bergerak (gif) yang dapat dijadikan DP BBM bagi para anggota Saka Bhayangkara dan Saka Bahari tersebut dapat juga digunakan sebagai gambar bergerak atau animasi dalam presentasi dengan menggunakan power point. Semoga keduanya bermanfaat dan dapat meningkatkan semangat dalam berkegiatan bagi para anggota pramuka, khususnya bagi anggota Saka Bahari dan Bhayangkara.

Gambar Bergerak dan DP BBM untuk Satuan Karya Pramuka lainnya akan diterbitkan di artikel lainnya.

Wednesday, August 26, 2015

Pelantara (Pelayaran Lingkar Nusantara) V Tahun 2015

Pelantara (Pelayaran Lingkar Nusantara) V Tahun 2015

Kegiatan Pelayaran Lingkar Nusantara atau biasa disingkat sebagai PELANTARA kembali digelar. Kali ini adalah penyelenggaraan Pelantara V Tahun 2015. Kegiatan yang digelar oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bersama dengan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bahari ini diselenggarakan sekaligus untuk memeriahkan Sail Tomini. Seperti pelaksanaan Pelantara sebelumnya, dalam kegiatan berskala nasional ini para pramuka penegak dan pandega mendapat kesempatan berlayar dengan menaiki KRI (Kapal Perang Republik Indonesia).

Berdasarkan Surat Edaran Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 0370-00-C, Pelantara V Tahun 2015 akan dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus hingga 29 September 2015. Puncak kegiatan akan diselenggarakan di Pantai Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Sedangkan pelayarannya sendiri akan mengambil rute Jakarta - Mamuju - Nunukan / Pulau Sebatik - Bitung - Gorontalo - Parigi - Ende - Jakarta.

Baca Juga :



Kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran para pramuka penegak dan pandega akan bangsa Indonesia sebagai bangsa Bahari/Maritim ini pun menjadi salah satu pertemuan pramuka untuk menambah pengetahuan, pengalaman, keterampilan mengelola sumber daya maritim dan mempererat tali persaudaraan.

Logo Pelantara V Tahun 2015

Logo Pelantara V Tahun 2015


Dalam Pelantara V Tahun 2015 ini para peserta tidak sekedar mengikuti pelayaran dengan menggukan KRI. Namun juga akan diberikan berbagai pengenalan kelautan, penampilan seni budaya etnik masing-masing kontingen, bakti sosial dan kirab pasukan pada daerah-daerah persinggahan. Selain itu juga diadakan perkemahan pada event Sail Teluk Tomini di Sulawesi Tengah.

Puncak kegiatan Pelantara V Tahun 2015 diselenggarakan di Pantai Parigi. Parigi adalah sebuah pantai yang terletak di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Pantai yang terletak di Teluk Tomini ini sekaligus menjadi tempat acara Sail Tomini 2015.

Rute pelayaran dalam Pelantara V Tahun 2015

Rute pelayaran dalam Pelantara V Tahun 2015


Akhirnya, kepada para penegak dan pandega anggota Saka Bahari dari seluruh Indonesia yang terpilih mengikuti Pelantara V Tahun 2015, diucapkan selamat berlayar dan selamat menikmati ke-bahari-an Indonesia.



Wednesday, May 7, 2014

Rencana Kegiatan dalam Pelantara IV - 2014

Rencana Kegiatan dalam Pelantara IV - 2014

Pelantara IV Tahun 2014 akan segera dilaksanakan. Kegiatan yang akan menjadi gelaran keempat kalinya ini direncanakan berlangsung pada tanggal 6 Agustus s.d. 2 September 2014. Dalam Pelantara IV ini sejumlah kegiatan telah dirancang oleh Saka Bahari Tingkat Nasional. Sejumlah kegiatan tersebut, secara garis besar dikelompokkan dalam empat kelompok kegiatan, yaitu Kegiatan Selama Pelayaran, Kegiatan Di Persinggahan, Kegiatan Perkemahan, dan Kegiatan Penguat.

Pelantara atau Pelayaran Lingkar Nusantara merupakan kegiatan untuk Pramuka Penegak dan Pandega anggota Satuan Karya Pramuka. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pimpinan Saka Bahari Tingkat Nasional dan terbuka bagi semua anggota Satuan Karya Pramuka, baik Saka Bahari maupun Saka lainnya. Pada tahun 2014 ini Pelantara akan mengambil rute Jakarta - Bali – Kupang – Raja Ampat ( Kegiatan Kemah) – Manado – Balik Papan – Jakarta.

Selengkapnya mengenai Pelantara IV baca : PELANTARA IV Tahun 2014

Rencana Kegiatan dalam Pelantara IV Tahun 2014

Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Pinsaka Bahari tingkat Nasional, Laksamana Pertama TNI Kingkin Suroso, S.E. di depan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault, PELANTARA Ke-IV tahun 2014 mengusung tema “Dengan Pelayaran Lingkar Nusantara, Kita Wujudkan Generasi Muda Berkarakter dan Masyarakat Sejahtera di Wilayah Pesisir, Pulau Terpencil dan Terluar Demi Terwujudnya Kesadaran Bela Negara yang Tinggi”.

Ketua Pimpinan Saka Bahari Tingkat Nasional, Laksamana Pertama TNI, Kak  Kingkin Suroso, S.E., saat menutup kegiatan Pelantara III tahun 2013


Monday, March 31, 2014

Lambang Saka Bahari dan Arti Kiasannya

Lambang Saka Bahari dan Arti Kiasannya

Lambang Saka Bahari tentu memiliki arti kiasan. Sebagaimana lambang-lambang lainnya, semisal lambang gerakan Pramuka dan lambang Saka Bhayangkara, bentuk, bahan, ukuran, dan arti lambang Satuan Karya Pramuka Bahari telah ditentukan dan termuat dalam peraturan khusus.

Adalah Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 158 Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Bahari yang memuat tentang bentuk, bahan, ukuran, dan arti lambang Saka Bahari dalam salah satu pasalnya. Keputusan tersebut dimaksudkan sebagai pedoman bagi kwartir dan gugusdepan Gerakan Pramuka dalam mengembangkan Saka Bahari.

Saka Bahari sendiri merupakan salah satu Satuan Karya Pramuka yang bersifat nasional. Saka Bahari adalah wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kebaharian yang berguna bagi diri pribadi, keluarga, dan lingkungan serta dapat menjadi bekal dalam mengembangkan lapangan kerja.

Selengkapnya mengenai Saka Bahari baca artikel : Saka Bahari.

anggota saka bahari dan lambang saka bahari
Dua anggota Saka Bahari menyelam dengan membawa lambang Saka Bahari

Bentuk, Gambar, dan Warna Lambang Saka Bahari

Lambang Saka Bahari telah diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 158 Tahun 2011, Bab IX tentang Lambang, Bendera, Tanda Jabatan, Papan Nama, dan Stempel. Dalam Petunjuk Penyelenggaraan tersebut disebutkan bahwa lambang Saka Bahari dibuat dari kain, berbentuk segi lima beraturan dengan panjang sisi masing-masing 5 cm dan besar setiap sudutnya 1080.

Dalam lambang tersebut terdapat gambar dan warna yang meliputi :
  1. Bidang segi lima beraturan ini diberi gambar bingkai keliling berbentuk tali berpilin, selebar 3 mm, berwarna kuning emas. Panjang sisi luar bingkai tali ini masing-masing 4,5 cm. Di bagian luar bingkai tali ini diberi bingkai berwarna biru tua.
  2. Dasar bidang segi lima beraturan ini dibagi menjadi dua bagian oleh sebuah garis lurus mendatar, sehingga ada bagian atas dan bagian bawah, masing-masing setinggi setengah tinggi segi lima beraturan. Bagian atas berwarna biru langit (biru muda) dan bagian bawah berwarna biru tua (biru laut).
  3. Di tengah bidang segi lima beraturan ini terdapat gambar: 
    1. Sebuah jangkar berwarna kuning emas;
    2. Rantai yang melilit jangkar berwarna hitam;
    3. Dua buah silhoutte tunas kelapa berpasangan berwarna putih, yang menutup sebagian dari jangkar dan rantai tersebut diatas;
    4. Di bawah gambar jangkar terdapat gambar pita selebar 0,75 cm berwarna kuning emas, bertuliskan huruf kapital Saka Bahari berwarna merah.
Gambar selengkapnya adalah sebagai berikut :


Arti Lambang Saka Bahari

Arti lambang Saka Bahari bisa diuraikan dalam tiga bagian yang meliputi : arti gambar Saka Bahari, arti warna Saka Bahari, dan arti lambang Saka Bahari secara keseluruhan. Adapun arti gambar Saka Bahari adalah :

  1. Bentuk segi lima beraturan melambangkan falsafah bangsa Indonesia yaitu Pancasila.
  2. Tali melingkar melambangkan persatuan dan persaudaraan yang erat.
  3. Jangkar dan rantai melambangkan kegiatan kebaharian.
  4. Tunas kelapa berpasangan melambangkan Pramuka putra dan putri yang masih murni; disamping mempunyai makna seperti arti lambang Gerakan Pramuka pada umumnya.
  5. Pita yang melambai bertuliskan  SAKA BAHARI melambangkan kejayaan Saka Bahari.

Arti warna dalam lambang Saka Bahari adalah :
  1. Warna dasar biru muda dan biru tua melambangkan langit dan laut yang menggambarkan potensi bahari yang luas dan penuh harapan.
  2. Kuning emas menggambarkan keagungan dan kejayaan.
  3. Putih menggambarkan kesucian dan kemurnian.
  4. Merah menggambarkan keberanian.
  5. Hitam menggambarkan kedalaman laut, ilmu dan keabadian.

Dari arti gambar dan warna sebagaimana tersebut di atas, secara keseluruhan lambang Saka Bahari mengandung arti bahwa dengan menghayati dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupannya sehari-hari anggota Saka Bahari menyadari akan tanggung jawabnya sebagai tunas harapan bangsa, berusaha meningkatkan ilmu, kecakapan dan kemampuannya memanfaatkan, melestarikan / mengabadikan potensi bahari serta membina jiwa kebaharian warisan nenek moyang bangsa Indonesia menjadikan laut sebagai alat pembinaan rasa persatuan dan kesatuan bangsa, membina keberanian untuk menghadapi segala tantangan, demi abadinya kejayaan keagungan dan kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia.

Pemakaian Lambang Saka Bahari


  1. Lambang Satuan Karya Pramuka Bahari dikenakan atau dipakai pada waktu mengikuti kegiatan kepramukaan dan selama yang bersangkutan masih aktif sebagai anggota Saka Bahari.
  2. Lambang Saka Bahari ditempatkan pada lengan baju sebelah kiri, kira-kira 3 cm di bawah jahitan pundak bahu, sedangkan pada lengan baju kanan ditempatkan tanda lokasi, dipasang sekitar 4 cm dari jahitan baju.
  3. Lambang Saka Bahari dipakai oleh anggota Saka Bahari, Dewan Saka Bahari, Pamong Saka Bahari, Instruktur Saka Bahari, Pimpinan Saka Bahari dan Majelis Pembimbing Saka Bahari.

Thursday, March 20, 2014

Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari

Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari

Satuan Karya Pramuka Bahari atau disingkat sebagai Saka Bahari adalah salah satu satuan karya pramuka yang diselenggarakan secara nasional di Indonesia. Bahari secara bahasa dapat diartikan sebagai laut atau mengenai laut. Dalam kaitannya dengan kegiatan satuan karya pramuka, bahari mengandung arti segala kegiatan yang ada sangkut pautnya dengan sistem lingkungan hidup (ekosistem) kelautan dan perairan.

Saka Bahari mempunyai arti sebagai wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kebaharian yang berguna bagi diri pribadi, keluarga, dan lingkungan serta dapat menjadi bekal dalam mengembangkan lapangan kerja.

Saka Bahari menjadi salah satu Satuan Karya Pramuka yang bersifat Nasional di samping Saka Bhayangkara, Saka Bakti Husada, Saka Dirgantara, Saka Kencana, Saka Tarunabumi, Saka Wanabakti, dan Saka Wira Kartika. Pembentukan dan pembinaan Saka Bahari dilaksanakan melalui kerja sama antara Gerakan Pramuka dengan TNI Angkatan Laut.

Krida Saka Bahari
Krida dalam Saka Bahari

Sejarah Berdirinya Saka Bahari

Di tingkat internasional, sejak tahun 1909 telah dikenal istilah "Sea Scouts" yang diadakan oleh kepramukaan Inggris. Pada tahun 1912 Asosiasi Pramuka Baden Powell mengadopsi Sea Scout. Sehingga Sea Scout kemudian berkembang luas di seluruh dunia, 

Oleh pemerintah Belanda, kepramukaan kelautan diadopsi ke negara-negara jajahannya, termasuk ke Indonesia. Melalui NIPV (Organisasi Kepanduan Milik Pemerintah Hindia Belanda) didirikanlan "zeeverkenners". Para tokoh kepanduan nasional pun tergerak untuk mendirikan "Pandu Laut". Keberadaan Pandu Laut ini terus bertahan hingga Indonesia merdeka.

Pada tahun 1983, terbitlah Instruksi Bersama Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor : 081 tahun 1983 dan INS/I/VI/ 1983 tentang Satuan Karya Bahari. Surat keputusan inilah yang kemudian menjadi penanda resmi berdirinya Satuan Karya Pramuka Bahari di Indonesia.

Lambang Saka Bahari

Lambang Satuan Karya Pramuka Bahari berbentuk segilima dengan warna dasar biru tua dan biru muda. Di dalamnya terdapat gambar jangkar dan rantai, sepasang tunas kelapa (lambang Gerakan Pramuka), pita bertuliskan Saka Bahari, dan tali melingkar.

Lambang Saka Bahari
Lambang Saka Bahari

Penjelasan lebih lanjut mengenai lambang Saka Bahari dan arti kiasan lambang Saka bahari akan dibahas dalam artikel tersendiri.

Anggota Saka Bahari

Sebagaimana Satuan Karya Pramuka lainnya, anggota Saka Bahari disyaratkan seorang Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega baik putera dan puteri yang menjadi anggota gugusdepan di wilayah cabang atau ranting di mana Saka Bahari itu berada. Untuk dapat mendaftar sebagai anggota Saka Bahari seorang pramuka harus :
  1. Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang telah menyelesaikan SKU tingkat pertama di golongannya (SKU Bantara bagi Penegak atau SKU Pandega).
  2. Terdaftar sebagai anggota gugusdepan di kwarcab di mana Saka Bahari itu berada.
  3. Mendapat surat izin dari orang tua dan Pembina Gudepnya.
  4. Calon Penegak dan calon Pandega dapat mendaftar dengan catatan selambatnya 6 bulan setelahnya pramuka tersebut telah dilantik menjadi Penegak Bantara atau Pandega.
  5. Tidak sedang menjadi salah satu anggota Saka lain.

Krida dan TKK Saka Bahari

Jika satuan terkecil di Pramuka Penegak dinamakan Sangga, maka satuan terkecil di Satuan Karya Pramuka (termasuk Saka Bahari) disebut Krida. Krida adalah satuan terkecil dari saka sebagai wadah kegiatan keterampilan, pengetahuan, dan teknologi tertentu. Setiap krida beranggotakan antara 5-10 anggota pramuka.

Saka Bahari memiliki empat krida yaitu :
  1. Krida Sumber Daya Bahari
  2. Krida Jasa Bahari
  3. Krida Wisata Bahari
  4. Krida Reksa Bahari
Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Saka Bahari diatur melalui Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor : 97 Tahun 1996 tentang Penyempurnaan Syarat-Syarat dan Tanda Kecakapan Khusus Kelompok Kebaharian. SKK dan TKK Saka Bahari tersebut meliputi :

  1. Krida Sumber Daya Bahari, terdiri atas TKK Penangkapan Ikan; TKK AIat Penangkap Ikan; TKK Budidaya Laut; TKK Pengelolaan Hasil Laut; dan TKK Pertambangan Mineral.
  2. Krida Jasa Bahari, terdiri atas : TKK Listrik; TKK Mesin; TKK Pengecatan; TKK Elektronika; TKK Pengelas; TKK Perencana Kapal; TKK Perahu Motor; TKK Pelau; dan TKK Operator Kran/Derek/Alat Bongkar Muat.
  3. Krida Wisata Bahari; terdiri atas : TKK Renang; TKK Layar; TKK Selam; TKK Dayung; TKK Ski Air; Pemandu Wisata Laut; TKK Selancar Angin; dan TKK Penyelamatan di Pantai
  4. Krida Reksa Bahari, terdiri atas : TKK Navigasi Laut; TKK Telekomunikasi; TKK Isyarat Bendera; TKK Isyarat Optik; TKK Pelestarian Sumber Daya Laut; TKK Pengemudi Sekoci; dan TKK SAR di Laut
Selengkapnya mengenai Krida, SKK (Syarat Kecakapan Khusus), beserta gambar krida dan dan TKK (Tanda Kecakapan Khusus) dalam Saka Bahari akan dijelaskan dalam artikel tersendiri.

Kegiatan dalam Saka Bahari

Kegiatan-kegiatan dalam Saka Bahari meliputi :
  1. Latihan Saka Bahari
  2. Perkemahan Bakti Saka Bahari (Perti Saka Bahari)
  3. Perkemahan antar Satuan Karya (Peran Saka)
  4. Kegiatan khusus untuk kepentingan tertentu, misalnya; Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara), Ulang Tahun Saka Bahari, Hari Pramuka, dan sebagainya.
  5. Pembinaan potensi diri melalui pengamatan, penelitian, dan pengembaraan/ekspedisi.
  6. Diperkenalkan sistem bela negara matra laut.

    Lain-lain

    • Saka Bahari dibentuk oleh dan berada di bawah wewenang, pengelolaan, pengendalian dan pembinaan Kwartir Ranting, sedangkan pengesahannya dilakukan oleh Kwartir Cabang.
    • Kelengkapan setiap Saka Bahari meliputi: anggota, Pamong Saka, Instruktur, dan Majelis Pembimbing Saka Bahari.
    • Peraturan-peraturan terkait Saka Bahari:
      • Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 170.A Tahun 2008 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka;
      • Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 158 Tahun 2011 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Bahari;
      • Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 97 Tahun 1996 tentang Penyempurnaan Syarat-Syarat dan Tanda Kecakapan Khusus Kelompok Kebaharian.;
        Semua peraturan tersebut dapat dibaca dan didownload di halaman PP dan SK Kwarnas.

    Monday, March 17, 2014

    Pelantara IV Tahun 2014

    Pelantara IV Tahun 2014

    Pelantara IV Tahun 2014 akan kembali digelar. Pelantara atau Pelayaran Lingkar Nusantara merupakan kegiatan untuk Pramuka Penegak dan Pandega anggota Satuan Karya Pramuka yang diselenggarakan oleh Pimpinan Saka Bahari Tingkat Nasional. Kegiatan ini telah berlangsung tiga kali dengan kegiatan terakhir, Pelantara III yang dilaksanakan pada 28 Agustus s.d 27 September 2013. Sedangkan Pelantara IV rencananya akan diselenggarakan pada 6 Agustus s.d. 2 September 2014.

    Dalam kegiatan Pelantara, para peserta yang merupakan pramuka anggota berbagai Saka di seluruh Indonesia akan diajak mengikuti kegiatan pelayaran dengan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) melalui rute yang telah ditentukan. Kegiatan juga diisi dengan perkemahan di salah satu tempat yang dilalui rute pelayaran tersebut.

    Pada pelaksanaannya yang keempat, Pelantara akan digelar pada tanggal 6 Agustus s.d. 2 September 2014. Rute pelayaran yang diambil adalah Jakarta - Banoa - Kupang - Raja Ampat - Bitung - Balikpapan - Jakarta. Dengan perkemahan yang dilaksanakan di Raja Ampat.

    Pelantara 2014
    KRI Surabaya 591 yang akan digunakan dalam Pelantara 2014

    Para peserta Pelantara akan menaiki KRI Surabaya. Kapal Perang Republik Indonesia dengan nomor lambung 591 ini merupakan salah satu kapal perang milik TNI-AL yang berjenis Landing Platform Dock (LPD) buatan Daesun Shipbuildings & Engineering Co. Ltd, Korea Selatan tahun 2005. Kapal berbobot 7.300 ton ini memiliki ukuran panjang 122 meter, lebar 22 meter, draft 163 meter, serta mampu mengangkut 100 awak dan 407 troops dengan 3 helikopter.

    Persyaratan Mendaftar Peserta Pelantara IV

    Seperti Pelantara sebelumnya, Pelantara IV 2014 ini terbuka bagi para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang terdaftar sebagai anggota Satuan Karya. Meskipun diselenggarakan oleh Saka Bahari namun anggota dari Satuan Karya lainnya tetap bisa mengikuti kegiatan tingkat nasional ini.

    Persyaratan lainnya adalah berbadan sehat (jasmani dan rohani), membawa perlengkapan perkemahan dan seragam pramuka, membawa satu buku fiksi atau pengetahuan untuk disumbangkan, pas photo, dan membayar iuran fee sebesar Rp.350.000 (tiga ratus lima puluh ribu rupiah). Iuran fee ini digunakan untuk membayar biaya makan selama kegiatan, dan ongkos pembuatan kaos, topi, tiska, dan piagam penghargaan.

    Pendaftaran dan seleksi peserta dilaksanakan di masing-masing Kwartir Daerah Gerakan Pramuka sebelum pertengahan Juli 2014. Karena pada 21 Juli 2014 masing-masing Kwarda harus sudah mendaftarkan peserta dari kwardanya ke panitia Pelantara Nasional.

    Informasi selengkapnya mengenai persyaratan dan pendaftaran peserta Pelantara dapat ditanyakan ke Kwartir Daerah atau Dewan Kerja Daerah masing-masing. Atau dapat juga mendownload Surat Edaran Kwartir Nasional Nomor 0099-00-C tentang Edaran Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) IV Tahun 2014 di sini.

    Para anggota Satuan Karya Pramuka se-Indonesia, jangan lewatkan kesempatan mendapatkan pengalaman berharga berlayar bersama para Pramuka Penegak dan Pandega se-Indonesia di atas KRI Surabaya ini.

    Monday, July 29, 2013

    Logo Pelantara III 2013

    Logo Pelantara III 2013

    Logo Pelantara III 2013 ini melengkapi posting terdahulu mengenai Edaran Pelantara III 2013 dengan menghadirkan logo atau lambang kegiatan ini. Pelantara III atau Pelayaran Lingkar Nusantara III dalam bentuk Festival Keterampilan Saka Bahari Tingkat Nasional 2013 merupakan sebuah kegiatan skala nasional yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melalui Satuan Karya Pramuka Bahari.

    Logo Pelayaran Lingkar Nusantara III dalam bentuk Festival Keterampilan Saka Bahari Tingkat Nasional 2013 atau logo Pelantara III 2013 adalah sebagai berikut:


    Sedangkan jika ingin membaca surat edaran Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 0783-00-C, tanggal 15 Juli 2013, perihal Edaran Pelayaran Lingkar Nusantara III dalam bentuk Festival Keterampilan Saka Bahari Tingkat Nasional 2013, sila baca: Edaran Pelantara III 2013

    Wednesday, July 24, 2013

    Surat Edaran Pelantara III 2013

    Surat Edaran Pelantara III 2013

    Surat Edaran Kwarnas terkait Pelantara III 2013 dikeluarkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka per-tanggal 15 Juli 2013. Surat dengan nomor 0783-00-C perihal Edaran Pelayaran Lingkar Nusantara III dalam bentuk Festival Keterampilan Saka Bahari Tingkat Nasional 2013 ini ditujukan kepada Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia.

    Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa Kwartir Nasional c.q Pimpinan Saka Bahari Tingkat Nasional akan menyelenggarakan kegiatan Pelantara (Pelayaran Lingkar Nusantara) III dalam bentuk Festival Keterampilan Saka Bahari Tingkat Nasional 2013 pada tanggal 28 Agustus s.d 27 September 2013 di Tanjung Batu Berau, Kalimantan Timur dan Kwandang Gorontalo Utara dengan rute pelayaran Jakarta - Makassar - Balikpapan - Kwandang - Derawan.

    Namun menurut update status di Grup FB Saka Bahari Nasional (di sini), menyebutkan ada kesalahan rute pelayaran sebagaimana disebut dalam surat edaran Kwarnas. Rute yang seharusnya adalah: Jakarta - Surabaya - Makassar - Balikpapan - Tanjung Batu Berau - Kwandang Gorontalo - Balikpapan - Makassar - Surabaya - Jakarta. 

    pelantara
    Apel pemberangkatan Pelantara (Foto Grup FB Saka Bahari Nasional)

    Download Surat Edaran Kwarnas tentang Pelantaran III 2013

    Untuk surat edaran Pelayaran Lingkar Nusantara III dalam bentuk Festival Keterampilan Saka Bahari Tingkat Nasional 2013 ini , silakan download dengan mengklik tautan ini: Surat Edaran Kwarnas tentang Pelantaran III 2013.

    Sunday, May 5, 2013

    Kemah Bakti Saka Bahari Jawa Tengah 2013

    Kemah Bakti Saka Bahari Jawa Tengah 2013

    Perkemahan Bakti Saka Bahari Jawa Tengah Tahun 2013 akan segera dilaksanakan di Jepara besok tanggal 8 – 12 Mei 2013. Kegiatan yang akan berlangsung selama 5 hari ini diselelenggarakan di Marine Station, FPIK Undip, Teluk Awur, Kab. Jepara.

    Menurut rencana, sedikitnya 600 pramuka anggota Satuan Karya (Saka) Bahari dari seluruh Jawa Tengah akan meramaikan kegiatan kemah bakti ini. Jumlah ini masih akan ditambah dengan peserta peninjau dari Kwarda Jawa Timur dan Bali yang turut memeriahkan kegiatan Pertibahari di Jepara ini.

    logo-pertibahari-jateng

    Sesuai dengan namanya, Perkemahan Bakti Saka Bahari (Pertibahari) kegiatan yang akan dilaksanakan sebagian besar merupakan kegiatan bakti semisal:

    • Penanaman pohon mangga
    • Penanaman mangrove
    • Renovasi Mushala
    • Bersih Pantai

    Di samping itu juga dilaksanakan kegiatan-kegiatan lain semisal:

    • Wawasan kebaharian;
    • Temu tokoh diantaranya Ka. Kwarda Jawa Tengah, Ka. Dewan Kerja Nasional, Bupati Jepara, Sri Sultan Hamengkubuwono X;
    • Lomba mendayung perahu karet,
    • Lomba cerdas tepat bahari,
    • Kegiatan seni budaya;
    • Kegiatan olah fisik seperti olah raga
    • Outbond.

    Kepada para anggota Saka bahari se Jawa Tengah, selamat mengikuti Perkemahan Bakti Saka Bahari 2013 di Jepara. Semoga selepas kegiatan tersebut rasa cinta akan bahari semakin meningkat apalagi mengingat Indonesia merupakan negara bahari.